
POSO – Tadulakonews.com – Bencana alam berupa angin puting beliung melanda wilayah Desa Soe, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, pada Kamis sore (05/11/2026). Peristiwa yang berlangsung sekitar tiga menit tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga mengalami kerusakan.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolsek Pamona Utara, AKP Risdiyanto, langsung memimpin personel Polsek Pamona Utara menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pendataan kerusakan, serta membantu warga membersihkan material bangunan yang berserakan akibat terjangan angin kencang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi kejadian, tepatnya pada koordinat -1.769901, 120.589985, diketahui bahwa angin kencang datang dari arah barat, yakni dari wilayah Desa Mayakeli, sebelum menerjang permukiman warga di Desa Soe.
Dua rumah warga yang terdampak masing-masing merupakan milik Ibu Win Seria, keluarga Amir Ratulangi, serta rumah keluarga Langgara-Sumbalango.
Rumah milik Ibu Win Seria mengalami kerusakan cukup parah dengan perkiraan tingkat kerusakan mencapai 60 persen. Bagian atap seng beserta konstruksi kayu terangkat dan sebagian terbawa angin akibat kuatnya terjangan puting beliung.
Sementara itu, rumah keluarga Langgara-Sumbalango mengalami kerusakan ringan dengan perkiraan tingkat kerusakan sekitar 10 persen, terutama pada bagian atap dapur.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp15 juta. Meski demikian, berdasarkan hasil pendataan petugas, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Selain melakukan pendataan dan dokumentasi kerusakan, personel Polsek Pamona Utara juga turut membantu masyarakat mengangkat sisa material atap seng dan kayu yang berserakan di sekitar rumah warga.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan sekaligus memastikan material bangunan yang terbawa angin tidak membahayakan keselamatan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Kapolsek Pamona Utara, AKP Risdiyanto, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami warga Desa Soe. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan serta bantuan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi bencana.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Soe hari ini. Angin puting beliung memang datang secara tiba-tiba, namun kehadiran polisi harus dapat dirasakan manfaatnya, bukan hanya saat terjadi tindak kejahatan, tetapi juga ketika masyarakat tertimpa musibah,” ujar AKP Risdiyanto.
Ia menjelaskan bahwa dirinya langsung memimpin personel untuk memastikan kondisi warga, melakukan pendataan kerusakan secara akurat sebagai bahan pengajuan bantuan kepada BPBD, serta membantu membersihkan puing-puing bangunan yang terdampak.
Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan merupakan bagian penting dari tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang paling penting, kami turun langsung membantu membersihkan puing-puing agar warga tidak menghadapi kesulitan ini sendirian. Ini merupakan wujud nyata semangat Polri Bersama Masyarakat yang mengedepankan pelayanan dan perlindungan,” tambahnya.
Selain melakukan penanganan pascabencana, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat kondisi musim pancaroba masih berpotensi menimbulkan hujan lebat dan angin kencang.
Ia mengimbau warga Kecamatan Pamona Puselemba, khususnya masyarakat yang memiliki rumah dengan konstruksi atap berbahan seng dan rangka kayu, agar memastikan kondisi bangunan tetap kuat dan aman.
Apabila melihat kondisi langit mulai gelap disertai angin kencang, masyarakat diminta segera mencari tempat berlindung yang aman di dalam rumah serta menghindari keberadaan pohon-pohon besar maupun tiang listrik yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Soe dan pemerintah kecamatan untuk mempercepat proses pengajuan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak bencana.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, saling membantu, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.
Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan, pendataan, dan penanganan pascabencana oleh personel Polsek Pamona Utara berlangsung aman dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bencana menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.




