BGN Usulkan Program MBG dan Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pendidikan gizi menjadi bagian dari kurikulum sekolah.

Usulan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendidikan gizi, siswa diharapkan dapat mengenal berbagai jenis makanan beserta kandungan dan manfaatnya bagi tubuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai karbohidrat, protein hewani, sayuran, serta fungsi masing-masing zat gizi bagi kesehatan dan pertumbuhan.

Dalam keterangan resminya pada Kamis (29/10/2026), Sudaryono menegaskan bahwa pendidikan gizi tidak dimaksudkan untuk mengurangi atau mengganggu jam pelajaran utama di sekolah.

Menurutnya, materi pendidikan gizi dapat diberikan pada waktu khusus ketika siswa menyantap makanan dari program MBG.

Dengan konsep tersebut, kegiatan makan di sekolah tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan siswa, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Sudaryono menjelaskan bahwa pendidikan gizi perlu menjadi satu kesatuan dengan sistem pendidikan agar siswa terbiasa memahami pentingnya pola makan sehat sejak dini.

Ia menyebutkan bahwa waktu pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan dengan jadwal belajar dan kepulangan siswa di masing-masing jenjang kelas.

Bagi siswa sekolah dasar (SD) kelas I dan II yang pulang lebih awal, kegiatan makan MBG dapat dilaksanakan sebelum mereka meninggalkan sekolah.

Sudaryono menjelaskan bahwa siswa kelas I dan II SD yang pulang pada pagi hari dapat menikmati makanan MBG sekitar pukul 10.00 WIB sebelum pulang.

Sementara itu, siswa yang mengikuti kegiatan belajar hingga siang hari dapat memperoleh waktu khusus untuk makan MBG pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.

Dalam rentang waktu satu jam tersebut, siswa tidak hanya menyantap makanan, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai kandungan gizi dan manfaat makanan yang disediakan.

Guru atau pihak terkait dapat memberikan pemahaman mengenai alasan tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, siswa juga dapat mempelajari fungsi protein hewani yang berperan dalam pertumbuhan serta pemeliharaan jaringan tubuh.

Pengenalan terhadap sayuran juga menjadi bagian penting dalam pendidikan gizi agar siswa memahami manfaatnya sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat.

Melalui penerapan konsep tersebut, program MBG diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi siswa, tidak hanya melalui penyediaan makanan bergizi, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan tentang pola makan sehat.

Dengan demikian, usulan integrasi MBG dan pendidikan gizi ke dalam kurikulum sekolah diarahkan untuk membangun kebiasaan makan yang baik sekaligus meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silmy Karim Didakwa Terima Gratifikasi Rp33,94 Miliar, Termasuk Uang Tunai dan Saham
BKSDA Tegaskan Gunung Anak Krakatau Bukan Tempat Wisata, Status Siaga III
Polri Tetapkan 20 Korporasi sebagai Tersangka Kasus Karhutla, Empat Perusahaan PMA
Tim Gabungan Padamkan Karhutla Seluas 5 Hektare di Desa Kaduwaa, Polsek Lore Utara Intensifkan Patroli Pencegahan
Polres Poso Gandeng Disnakertrans melalui Program Poliran, Buka Akses Kerja bagi Pengangguran
Kajari Sigi Lantik Delapan Pejabat Struktural Eselon V
Bakti TNI AD Sasar 479 Titik Pembangunan di Sulawesi Tengah
Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar SMKN 2 Poso Lewat Program Police Go to School
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:21 WIB

Silmy Karim Didakwa Terima Gratifikasi Rp33,94 Miliar, Termasuk Uang Tunai dan Saham

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:14 WIB

BGN Usulkan Program MBG dan Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:09 WIB

BKSDA Tegaskan Gunung Anak Krakatau Bukan Tempat Wisata, Status Siaga III

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Polri Tetapkan 20 Korporasi sebagai Tersangka Kasus Karhutla, Empat Perusahaan PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Tim Gabungan Padamkan Karhutla Seluas 5 Hektare di Desa Kaduwaa, Polsek Lore Utara Intensifkan Patroli Pencegahan

Berita Terbaru