
Tadulakonews.com – Seorang pria berinisial ZU berusia 58 tahun, asal Kabupaten Pulau Taliabo, Provinsi Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 Wita.
Korban yang diketahui berprofesi sebagai petani tersebut ditemukan oleh warga di dalam kamar sebuah rumah milik Wa Ode Masuli (44).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rumah tersebut berada di Kelurahan Mangkio Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring di atas tempat tidur dengan wajah menghadap ke atas.
Kedua tangan korban terlihat terlipat di atas bagian perutnya.
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Nur Arifin menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah.
Sekitar pukul 06.00 Wita, saksi melihat korban terbaring di dalam kamar dan mencoba membangunkannya.
Namun, saat dibangunkan, korban tidak menunjukkan tanda-tanda pergerakan.
Saksi kemudian menyadari bahwa kondisi tubuh korban sudah kaku.
Mengetahui hal tersebut, saksi segera memanggil warga lain termasuk anak korban.
Dari keterangan yang diperoleh, sebelumnya korban sempat berpamitan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Korban pergi ke Pelabuhan Fery Luwuk di Kelurahan Karaton untuk mengambil uang hasil penjualan kopra.
Namun, keesokan paginya korban justru ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Mendapat laporan tersebut, sekitar pukul 07.00 Wita, Unit Identifikasi Sat Reskrim bersama aparat Polsek Luwuk langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak kriminal.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Luwuk untuk dilakukan visum luar oleh tim forensik.
Hasil visum menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Petugas hanya menemukan lebam mayat yang diduga merupakan proses alami setelah meninggal dunia.
Selain itu, petugas juga menemukan tas milik korban di lokasi kejadian.
Tas tersebut berisi pakaian, sejumlah obat-obatan, serta uang tunai sebesar Rp101.743.000.
Berdasarkan keterangan anak korban, ZU sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi demam saat bertemu di pelabuhan.
Pihak keluarga akhirnya menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.(Noni)

