Polsek Batui Mediasi Kasus Vandalisme di SD APPDT Sisipan, Utamakan Pembinaan Anak dan Penyelesaian Kekeluargaan

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Sebagai upaya menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Batui melaksanakan mediasi terkait dugaan tindakan vandalisme yang terjadi di lingkungan SD APPDT Kelurahan Sisipan.

Kegiatan mediasi tersebut digelar di Kantor Kelurahan Sisipan pada Selasa, 9 Juni 2025. Pertemuan itu melibatkan pihak sekolah, orang tua siswa, pemerintah kelurahan, serta pihak terkait lainnya guna mencari solusi terbaik atas permasalahan yang terjadi.

Mediasi dilakukan sebagai langkah penyelesaian yang mengedepankan musyawarah dan pendekatan persuasif. Langkah ini juga bertujuan menjaga hubungan baik antar pihak sekaligus menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik, saling memahami, dan mencari jalan keluar yang bermanfaat bagi semua pihak.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua, sekolah, dan pemerintah dalam melakukan pembinaan terhadap anak-anak agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

Selain memfasilitasi proses penyelesaian masalah, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum dan sarana pendidikan.

Para siswa diberikan pemahaman bahwa lingkungan sekolah merupakan aset bersama yang harus dirawat dan dijaga demi kenyamanan seluruh warga sekolah.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas juga menjelaskan dampak negatif dari tindakan vandalisme yang dapat merusak fasilitas dan mengganggu proses belajar mengajar.

Tidak hanya itu, siswa turut diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat timbul apabila melakukan perbuatan yang melanggar aturan maupun merugikan pihak lain.

Sebelumnya, pihak kepolisian menerima laporan dari sekolah terkait adanya dugaan tindakan vandalisme yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.

Saat dilakukan pengecekan, ditemukan dua bungkus minuman keras tradisional jenis cap tikus serta dua kaleng lem fox di area sekolah.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah coretan bergambar tidak pantas pada dinding sekolah yang diduga dibuat oleh sekelompok anak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Batui melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Hasil penyelidikan mengarah kepada empat anak yang berusia antara 13 hingga 15 tahun dan diduga kuat terlibat dalam tindakan vandalisme tersebut.

Kapolsek Batui, , menjelaskan bahwa setelah dilakukan mediasi, seluruh pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dengan mengutamakan pembinaan terhadap anak.

Melalui hasil kesepakatan mediasi, orang tua bersedia bertanggung jawab memperbaiki coretan pada dinding sekolah. Selain itu, pihak sekolah, pemerintah setempat, dan keluarga akan bersama-sama melakukan pembinaan kepada keempat anak tersebut. Polsek Batui juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, restoratif, dan pembinaan agar anak-anak terhindar dari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Binmas Polres Tojo Una-Una Latih PBB dan Bina Polisi Cilik di Sekolah Rakyat Kajulangko
Pembukaan Turnamen Volly Ball Moto’utus Cup Jilid I Tahun 2026 Resmi Digelar di Desa Tongke
TNI-Polri Sita Puluhan Liter Cap Tikus dalam Razia Gabungan di Pagimana
Polsek Kintom Monitoring Penyaluran LPG 3 Kg Bersubsidi Sesuai HET
Satresnarkoba Polres Morowali Utara Tangkap Residivis, Sita 74,95 Gram Sabu di Desa Ganda-Ganda
Pusat Studi Kepolisian Untad Gelar FGD Strategi Kolaboratif Pemberantasan Narkoba di Sulawesi Tengah
Polres Poso Amankan Dua Pria Diduga Penyalahguna Sabu, Sita Barang Bukti 13,91 Gram
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Poso Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Mako
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:42 WIB

Sat Binmas Polres Tojo Una-Una Latih PBB dan Bina Polisi Cilik di Sekolah Rakyat Kajulangko

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pembukaan Turnamen Volly Ball Moto’utus Cup Jilid I Tahun 2026 Resmi Digelar di Desa Tongke

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:32 WIB

TNI-Polri Sita Puluhan Liter Cap Tikus dalam Razia Gabungan di Pagimana

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:28 WIB

Polsek Kintom Monitoring Penyaluran LPG 3 Kg Bersubsidi Sesuai HET

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Satresnarkoba Polres Morowali Utara Tangkap Residivis, Sita 74,95 Gram Sabu di Desa Ganda-Ganda

Berita Terbaru