Pemprov Sulteng Targetkan Penurunan Stunting hingga 19 Persen pada 2026

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan penurunan angka stunting hingga 19 persen pada tahun 2026 melalui percepatan berbagai upaya penanganan. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, , saat memaparkan materi pada Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 di Kantor Bappeda Provinsi Sulteng, Selasa (7/4/2026).

Dalam paparannya, Wakil Gubernur mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di masih berada di angka 26,1 persen. Angka ini dinilai masih tinggi dan menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi secara bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya, dari 100 anak, ada sekitar 26 anak yang mengalami stunting. Ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut masa depan generasi kita,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kasus stunting tersebar di seluruh kabupaten/kota dengan tingkat yang bervariasi. Karena itu, diperlukan langkah yang terarah, terukur, dan berbasis data agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia 23 bulan. Pada periode ini, pertumbuhan otak dan fisik anak berlangsung sangat pesat dan menentukan kualitas hidup di masa depan.

“Jika pada fase ini anak tumbuh optimal, maka potensi kecerdasannya juga akan maksimal. Sebaliknya, jika terlewat, dampaknya bisa bersifat permanen,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa stunting bukan penyakit menular, melainkan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemenuhan gizi, pola asuh, hingga perbaikan sanitasi lingkungan.

Wakil Gubernur juga menyoroti pentingnya validitas data dan ketepatan pengukuran di lapangan. Ia meminta seluruh pihak, termasuk dinas kesehatan dan puskesmas, untuk aktif mendampingi pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat.

“Pengukuran yang tidak tepat akan menghasilkan data yang keliru. Ini harus kita hindari karena akan berdampak pada kebijakan yang diambil,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk menyusun analisis situasi secara komprehensif serta memperkuat sinergi lintas sektor. Berbagai program intervensi, seperti pemberian makanan tambahan bagi balita berisiko stunting, diharapkan dapat dioptimalkan.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama demi masa depan anak-anak Sulawesi Tengah yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

Biro Administrasi Pimpinan

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Anwar Hafid Instruksikan Pembentukan Satgas Terpadu untuk Optimalkan PAD di Morowali dan Morowali Utara
IPTU Habibi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Poso, Gantikan IPTU I Made Deva Dwi Wiguna
Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla Seluas 100 Hektare di Watutau
Polres Poso Gelar Commander Wish, Perkuat Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik
PENCURIAN KABEL KEMBALI TERJADI DI MATALALANG, 300 METER KABEL TAMBak RAIB
Sulteng Usulkan Embarkasi Antara Haji 2027, Jemaah Tak Perlu Menginap di Balikpapan
Gubernur Anwar Hafid: Sulawesi Tengah Terbuka untuk Kerja Sama dengan Rusia
PLN Berau Jadwalkan Pemadaman Listrik Empat Jam di Sambaliung, Rabu 21 Oktober 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Gubernur Anwar Hafid Instruksikan Pembentukan Satgas Terpadu untuk Optimalkan PAD di Morowali dan Morowali Utara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:30 WIB

IPTU Habibi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Poso, Gantikan IPTU I Made Deva Dwi Wiguna

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Polsek Lore Utara Bersama Tim Gabungan Tangani Karhutla Seluas 100 Hektare di Watutau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Polres Poso Gelar Commander Wish, Perkuat Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:44 WIB

PENCURIAN KABEL KEMBALI TERJADI DI MATALALANG, 300 METER KABEL TAMBak RAIB

Berita Terbaru