Tadulakonews.com – TOUNA – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una terus meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir melalui program unggulan Kabaharkam Polri bertajuk Polisi Penolong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan personel Satpolairud Polres Tojo Una-Una di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (23/5/2026), dengan menyasar warga pesisir dan nelayan.
Personel yang terlibat dalam kegiatan itu yakni Aipda Adirsan, Bripka M. Rizal, dan Bripda KD Aditya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud turut membantu nelayan dan buruh pelabuhan menaikkan serta menurunkan barang bawaan di kapal.
Kasat Polairud Polres Tojo Una-Una, IPTU Kadek Agung Andiana Putra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam melindungi, mengayomi, dan menolong masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.
Menurutnya, program Polisi Penolong bertujuan mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat pesisir sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.
“Personel Satpolairud hadir untuk membantu masyarakat nelayan dan buruh pelabuhan, sekaligus memberikan rasa aman melalui kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat pesisir,” ujar IPTU Kadek Agung Andiana Putra.
Selain membantu aktivitas warga, personel Satpolairud juga memberikan imbauan kamtibmas kepada nelayan agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Masyarakat nelayan juga diingatkan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi keselamatan selama beraktivitas di perairan.
Kasat Polairud turut mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan alat keselamatan saat melaut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam kesempatan itu, masyarakat pesisir juga diajak menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Personel Satpolairud turut mengingatkan warga agar tidak melakukan penangkapan ikan secara ilegal, seperti menggunakan bom ikan, racun, maupun alat tangkap yang dapat merusak ekosistem laut.
Selain itu, masyarakat diberikan informasi terkait layanan Call Center Kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan apabila mengalami gangguan kamtibmas atau membutuhkan pelayanan kepolisian namun terkendala datang ke kantor polisi.
Program Polisi Penolong tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat pesisir Desa Labuan.
Warga mengaku terbantu dengan kehadiran personel Satpolairud Polres Tojo Una-Una di tengah aktivitas sehari-hari mereka.
Kegiatan itu diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan laut.


