Dua Wisatawan Glamping Pelaga Eco Park Masih Dicari Tim SAR, Diduga Tertimbun Longsor

- Penulis

Selasa, 3 November 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Upaya pencarian terhadap dua wisatawan yang menginap di Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, masih terus dilakukan hingga Selasa (3/11/2026) pagi.

Kedua wisatawan tersebut diketahui menghuni Room 6 dan diduga tertimbun material longsor. Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan keberadaan keduanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa longsor terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 23.00 WITA, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari.

Material tanah dari tebing menerjang sejumlah bangunan penginapan. Bahkan, satu unit glamping dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Gede Agung Teja Bhusana, mengatakan saat kejadian terdapat 23 tamu yang menginap di lokasi tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya masih dalam pencarian. Kedua korban masing-masing merupakan warga lokal bernama Bangkit Mubarok dan seorang warga negara asing yang identitasnya belum diketahui.

Menurut Teja Bhusana, longsor dipicu oleh cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan mencapai 121 milimeter per hari di kawasan Desa Pelaga.

Bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada empat dari total 25 unit tenda glamping yang berada di kawasan penginapan seluas empat hektare.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa operasi pencarian telah dilakukan sejak pihaknya menerima laporan kejadian.

Sebanyak sembilan personel tim penyelamat dari Pos SAR Jimbaran langsung diberangkatkan menuju lokasi setelah menerima laporan resmi pada pukul 06.10 WITA.

Dalam proses pencarian, sebanyak 127 personel gabungan dikerahkan. Mereka terdiri dari unsur Basarnas, BPBD, kepolisian, serta instansi dan unsur terkait lainnya.

Tim SAR juga mengerahkan anjing pelacak K9 untuk membantu menemukan korban yang diduga tertimbun material longsor.

Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi penginapan, petugas turut menelusuri aliran Sungai Tukad Yeh Kilap hingga Bendungan Batulantang.

Namun, hingga Senin sore, kedua wisatawan tersebut belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang curam, tumpukan material longsor, serta cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

BPBD Bali mencatat, cuaca ekstrem juga memicu bencana di 64 titik wilayah Bali. Berbagai kejadian tersebut meliputi tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan amblas.

Tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dan penanganan bencana dengan mempertimbangkan kondisi keselamatan personel di lapangan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri PPPA Soroti PPN 11 Persen pada Pembalut, Sebut Bukan Barang Mewah
Istri Sah Dwi Bagus Martono Akhirnya Buka Suara, Akui Baru Tahu Suaminya Nikah Siri dengan Korban Selama Dua Tahun
DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA HIBAH MASJID NURUL YAQIN DONGGALA NAIK KE PENYIDIKAN, ANGGARAN Rp550 JUTA DIDALAMI
SIGAP TANGANI KARHUTLA DI MADale, KAPOLSEK POSO KOTA PIMPIN LANGSUNG PEMADAMAN BERSAMA TNI, DAMKAR, DAN WARGA
POLSEK PAMONA TIMUR SERAHKAN TERSANGKA KASUS PENCABULAN ANAK KE KEJAKSAAN NEGERI POSO
Rampung 100 Persen, Rehabilitasi Jalan Desa Walandano Donggala Telah Melalui PHO
Kapolres Poso Pererat Soliditas dan Kebersamaan Personel Melalui Kegiatan Kumpul Bareng
Puting Beliung Terjang Desa Ratna Daya Lampung Timur, 12 Rumah dan Dua Fasilitas Umum Rusak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:10 WIB

Menteri PPPA Soroti PPN 11 Persen pada Pembalut, Sebut Bukan Barang Mewah

Selasa, 3 November 2026 - 10:05 WIB

Dua Wisatawan Glamping Pelaga Eco Park Masih Dicari Tim SAR, Diduga Tertimbun Longsor

Selasa, 3 November 2026 - 08:34 WIB

Istri Sah Dwi Bagus Martono Akhirnya Buka Suara, Akui Baru Tahu Suaminya Nikah Siri dengan Korban Selama Dua Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 05:50 WIB

DUGAAN PENYALAHGUNAAN DANA HIBAH MASJID NURUL YAQIN DONGGALA NAIK KE PENYIDIKAN, ANGGARAN Rp550 JUTA DIDALAMI

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

SIGAP TANGANI KARHUTLA DI MADale, KAPOLSEK POSO KOTA PIMPIN LANGSUNG PEMADAMAN BERSAMA TNI, DAMKAR, DAN WARGA

Berita Terbaru