DONGGALA – Tadulakonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi jalan di Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Pekerjaan infrastruktur jalan tersebut kini telah rampung dengan capaian realisasi fisik sebesar 100 persen. Penyelesaian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur dasar bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Nomor Kontrak 662/689/SP-DIS.BMPR, dengan nilai kontrak sebesar Rp1.560.228.000,00. Sumber pendanaan berasal dari Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender sesuai ketentuan dalam kontrak pekerjaan.
Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Mega Buana selaku penyedia jasa yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan.
Capaian realisasi fisik 100 persen menunjukkan bahwa seluruh item pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang tercantum dalam dokumen kontrak.
Selain penyelesaian fisik, pekerjaan rehabilitasi jalan tersebut juga telah melalui tahapan pemeriksaan dan dinyatakan selesai dalam proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan.
PHO merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Melalui proses ini, hasil pekerjaan diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan teknis dan ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, kondisi infrastruktur jalan di Desa Walandano diharapkan semakin baik sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Keberadaan jalan yang memadai juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Bagi masyarakat Desa Walandano dan wilayah sekitarnya, peningkatan kualitas jalan ini diharapkan memberikan manfaat nyata, terutama dalam mempermudah akses menuju pusat pelayanan pemerintahan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat kegiatan perdagangan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang terus berupaya mengoptimalkan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur jalan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan anggaran daerah.
Pemanfaatan anggaran PAD dalam kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan sumber pembiayaan pembangunan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur.
Rampungnya pekerjaan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi jalan di Desa Walandano menjadi salah satu bentuk realisasi pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Ke depan, masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga dan memelihara kondisi jalan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Dengan capaian realisasi fisik 100 persen serta telah dilaksanakannya PHO, rehabilitasi jalan di Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, mendorong pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur jalan yang lebih baik.





