Prof Zainal : Nilai Manusia Diukur Dari Dampak Positif yang Dirasakan Sekitarnya

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – KABAR INSPIRASI – Quotes Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag mengutip kalimat bijak dari seorang filosof asal Jerman, Johann Wolfgang von Goethe.

Goethe mengatakan untuk apa hidupku jika aku tidak berguna untuk orang lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof Zainal menyebut kalimat ini mengandung pesan moral yang mendalam.

Bahwa nilai seorang manusia tidak diukur dari apa yang dikumpulkan untuk dirinya sendiri, melainkan dari sejauh mana keberadaannya memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Menurut Prof Zainal, pesan filosofis Goethe sejalan dengan prinsip religiusitas yang inklusif dan moderat.

Prof. Zainal menekankan bahwa kesalehan seseorang tidak boleh berhenti pada ritual peribadatan semata, namun harus bertransformasi menjadi kesalehan sosial yang konkret.

“Ukuran kemuliaan seseorang bukan terletak pada seberapa tinggi jabatannya atau seberapa banyak hartanya, melainkan pada seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan dan sesamanya,” ujar Rais Syuriyah PBNU itu.

Dalam bingkai moderasi beragama, Prof. Zainal menjelaskan bahwa menjadi manusia yang berguna berarti mampu menjadi perekat di tengah keberagaman.

Baginya, setiap individu memiliki tanggung jawab moral untuk menebarkan kedamaian tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun ras.

“Agama hadir untuk memuliakan manusia. Maka, salah satu cara menjalankan perintah agama ialah dengan menjaga kedamaian, kerukunan, dan kesejahteraan orang lain,” jelas Ketua FKUB Sulawesi Tengah tersebut.

Prof. Zainal mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat “menjadi berguna” sebagai gaya hidup sehari-hari.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Inilah esensi dari moderasi beragama, di mana perbedaan tidak menjadi penghalang untuk saling membantu dan memberikan manfaat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru