Pemprov Sulteng Percepat Penurunan Emisi GRK Melalui Penyusunan RAD GRK

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen mempercepat upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD GRK).

Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Novalina, M.M., saat membuka acara konsultasi publik dokumen RAD GRK yang digelar di Hotel Swiss-Bel, Senin (6/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Sekprov Novalina turut didampingi oleh Kepala Bappeda Sulteng, Drs. Arfan, M.Si., serta perwakilan lembaga KEMITRAAN.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Sekprov Novalina menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang harus direspons oleh pemerintah pusat maupun daerah melalui kebijakan pembangunan rendah karbon yang terarah dan berkelanjutan.

“Pembangunan rendah karbon bukan sekadar program lingkungan hidup, tetapi merupakan arah utama untuk memastikan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Meski Sulawesi Tengah telah mencatat capaian penurunan emisi sebesar 24,93 persen pada tahun 2024, angka tersebut masih berada di bawah target 27,3 persen. Oleh karena itu, diperlukan strategi akseleratif yang dituangkan dalam dokumen RAD GRK.

“Ini bukan alasan untuk berkecil hati, melainkan menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras dan memperkuat sinergi,” tambahnya.

Sekprov berharap RAD GRK dapat menjadi peta jalan operasional lintas sektor dalam upaya penurunan emisi, mencakup sektor energi, kehutanan dan lahan, pertanian, ekosistem karbon biru, industri, serta pengelolaan limbah.

Selain itu, RAD GRK juga diharapkan menjadi panduan dalam pemanfaatan dukungan pendanaan insentif karbon melalui skema Result Based Payment REDD+.

“Kepercayaan mitra pembangunan internasional sangat bergantung pada kualitas dokumen serta konsistensi implementasi yang kita lakukan,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil. Para peserta diharapkan dapat memberikan masukan guna menyempurnakan dokumen RAD GRK.

(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21
Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak
Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu
Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Bhayangkara Poso Overland 2026 Resmi Ditutup, 125 Peserta Sukses Taklukkan Rute Menantang
Misteri Mobil dalam Kasus Tabrak Lari di Kumpi Terungkap, Pelaku Diamankan di Luwu Timur
Turnamen HUT Kemerdekaan RI Soyo Jaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Hadapi Bupati Cup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru

Daerah

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agu 2026 - 11:27 WIB