
Tadulakonews.com – Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Tojo Una-Una melaksanakan kegiatan sambang dan tatap muka bersama masyarakat nelayan di Pelabuhan TPI Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, pada Rabu pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya cooling system untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat nelayan menjadi bentuk pendekatan humanis untuk mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binkamsa Aiptu H. Abdullah bersama sejumlah personel Sat Binmas lainnya.
Mereka hadir langsung di lokasi pelelangan ikan untuk menyapa dan berdialog dengan para nelayan.
Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dua arah antara pihak kepolisian dan masyarakat nelayan.
Kasat Binmas AKP Agus Habibie menegaskan bahwa keselamatan nelayan merupakan prioritas utama.
Hal ini penting mengingat kondisi cuaca di perairan Tojo Una-Una yang kerap berubah secara tidak menentu.
Ia mengimbau para nelayan agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat melaut.
Selain itu, para nelayan juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi gelombang dan cuaca sebelum berangkat.
AKP Agus Habibie juga memberikan peringatan keras terkait praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan.
Ia menegaskan agar nelayan tidak menggunakan bahan peledak atau bom ikan dalam aktivitas penangkapan.
Menurutnya, penggunaan bom ikan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak terumbu karang.
Dampak lainnya adalah merusak ekosistem laut dan mematikan berbagai jenis ikan secara tidak selektif.
Hal tersebut pada akhirnya akan merugikan nelayan sendiri dalam jangka panjang.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan wilayah perairan serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas ilegal.

