
Tadulakonews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Tahun 2027 dengan mengusung tema “Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas Mewujudkan Aceh Singkil Makmur dan Berdaya Saing.” Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Selasa, 21 April 2026.
Forum strategis ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Aceh Singkil, Ketua DPRK Aceh Singkil, Kapolres Aceh Singkil, Kajari Aceh Singkil, serta Ketua Pengadilan Negeri Aceh Singkil.
Selain itu, hadir pula Ketua Mahkamah Syariah Aceh Singkil, Ketua MPU Aceh Singkil, perwakilan Kepala Bappeda Aceh, dan Penjabat Sekretaris Daerah.
Partisipasi juga datang dari pimpinan lembaga keistimewaan daerah, kalangan akademisi, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, forum anak, LSM, hingga insan pers.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa Musrenbang RKPK merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Proses penyusunan RKPK dilakukan secara partisipatif, dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Selanjutnya, hasil perencanaan tersebut akan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.
Perencanaan pembangunan Aceh Singkil diharapkan terintegrasi dengan arah kebijakan yang lebih luas agar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Penyusunan RKPK Tahun 2027 mengacu pada RPJM Aceh Singkil yang telah ditetapkan melalui Qanun Nomor 1 Tahun 2026.
Selain itu, dokumen ini juga mempertimbangkan isu-isu strategis daerah serta evaluasi capaian pembangunan pada tahun sebelumnya.
Pemerintah menegaskan bahwa perencanaan dilakukan secara realistis dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.
Fokus utama diarahkan pada penanganan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan dan kesehatan, mitigasi bencana, serta perlindungan lingkungan hidup.
Tema pembangunan tahun 2027 dijabarkan ke dalam beberapa prioritas utama, termasuk peningkatan ekonomi dan daya saing daerah.
Prioritas lainnya meliputi penguatan infrastruktur dan konektivitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, reformasi tata kelola pemerintahan, serta penguatan ketahanan lingkungan.
Tahun 2027 dipandang sebagai fase krusial dalam pencapaian target pembangunan jangka menengah, dengan harapan terwujudnya Aceh Singkil yang lebih makmur, maju, dan berdaya saing.

