
Tadulakonews.com – Personel Polsek Ampana Kota kembali melaksanakan patroli dialogis untuk menjamin keamanan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah Minggu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum setempat.
Patroli dimulai sejak pukul 09.00 WITA dengan menyasar sejumlah gereja dan rumah ibadah. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi jemaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aiptu Rudianto S. bersama Aipda I Made Ray E. dan Aipda Dani Radiansyah. Ketiganya aktif menyambangi setiap lokasi ibadah yang menjadi titik patroli.
Personel kepolisian mendatangi satu per satu gereja untuk memastikan situasi tetap terkendali. Mereka juga berinteraksi langsung dengan masyarakat guna menciptakan suasana yang nyaman selama ibadah berlangsung.
Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara maraton di beberapa titik strategis. Kegiatan ini difokuskan di wilayah Kelurahan Uentanaga Bawah, Kecamatan Ratolindo.
Menurutnya, anggota mulai bergerak sekitar pukul 09.10 WITA dari Gereja Katolik di Jalan Salimu. Selanjutnya, patroli dilanjutkan ke beberapa gereja lainnya di wilayah tersebut.
Gereja Calvary di Jalan Muslaeni menjadi lokasi berikutnya yang dikunjungi. Setelah itu, personel juga menyambangi Gereja GPDI Pantekosta di Jalan Moh. Hatta.
Selain itu, pemantauan turut dilakukan di GKI Sulsel yang berada di Jalan Yos Sudarso. Kegiatan ini kemudian berlanjut ke GKII Ampana di Jalan P. Papan.
Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan ini merupakan langkah preventif. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.
Ia juga menambahkan bahwa fokus utama dari patroli ini adalah menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Keamanan dan ketertiban menjadi prioritas dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
Melalui patroli dialogis ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Selain itu, aktivitas sehari-hari juga dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh gereja yang dikunjungi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pengamanan berjalan dengan baik dan efektif.

