Tadulakonews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banggai berpotensi menimbulkan banjir di beberapa daerah. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Saluan, Kecamatan Moilong.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga, mengarahkan Bhabinkamtibmas setempat untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dengan memantau dan mengecek lokasi yang tergenang air pada Minggu siang, 14 Juni 2026.
Menurut IPTU Yoga, kondisi topografi Desa Saluan yang relatif lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya genangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, saluran drainase yang belum berfungsi secara maksimal turut memperparah kondisi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Meski demikian, ia memastikan bahwa air yang sempat menggenangi sejumlah titik kini telah surut.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir sempat menggenangi tiga unit rumah warga.
Ketiga rumah tersebut diketahui milik Alki Syahputra, Ridwan, dan Kisman.
Ketinggian air yang masuk ke rumah warga mencapai sekitar 30 sentimeter.
Tidak hanya permukiman warga, genangan juga terjadi di ruas jalan yang menghubungkan Desa Saluan dengan Desa Karang Anyar.
Pada saat kejadian, ketinggian air di badan jalan tersebut mencapai sekitar 80 sentimeter sehingga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Setelah melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas setempat memberikan imbauan kepada warga agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi cuaca saat ini.
Masyarakat juga diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat musim hujan masih berlangsung dan potensi banjir dapat terjadi sewaktu-waktu.
IPTU Yoga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang dinilai rawan banjir.
Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat bergerak cepat apabila terjadi peningkatan debit air atau muncul potensi bencana lainnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman bencana alam dapat terjadi kapan saja sehingga diperlukan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak terkait.
Menurutnya, pengelolaan penanggulangan bencana secara terpadu dan menyeluruh sangat penting guna meminimalkan risiko serta menghindari kerugian yang dapat ditimbulkan akibat bencana banjir.


