TOUNA – Tadulakonews.com – Polres Tojo Una-Una bersama tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian terhadap motoris speedboat yang hingga kini masih dinyatakan hilang pasca musibah tenggelamnya kapal yang mengangkut wisatawan mancanegara dari Pulau Una-Una menuju Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Penegasan tersebut disampaikan Wakapolres Tojo Una-Una, Kompol Junus Djoni Achpah, saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Tojo Una-Una di Ruang Aspirasi DPRD, Senin (27/7/2026).
RDP tersebut membahas perkembangan penanganan musibah tenggelamnya speedboat yang terjadi pada Jumat (24/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam insiden tersebut, satu orang motoris bernama Ferdiansyah alias Om Un hingga kini masih belum ditemukan.
Wakapolres menjelaskan, sejak menerima informasi awal mengenai kecelakaan tersebut, Polres Tojo Una-Una langsung bergerak bersama tim SAR gabungan untuk melakukan penanganan dan evakuasi para korban.
Menurutnya, seluruh langkah penanganan dilakukan secara cepat melalui koordinasi dengan berbagai unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
“Seluruh tindakan yang dilakukan Polres Tojo Una-Una bersama tim SAR gabungan telah dilaksanakan sejak menerima laporan awal hingga proses evakuasi korban,” ujar Kompol Junus Djoni Achpah.
Ia menegaskan, pencarian terhadap motoris yang masih hilang terus menjadi prioritas dan dilakukan secara maksimal.
Koordinasi intensif juga terus dilakukan dengan seluruh instansi terkait guna memperluas upaya pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban.
“Untuk satu orang motoris yang masih dinyatakan hilang, kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya pencarian korban,” katanya.
Selain fokus pada proses pencarian, Polres Tojo Una-Una juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti musibah tenggelamnya speedboat tersebut.
Wakapolres mengatakan, personel intelijen telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) sebagai bagian dari proses investigasi yang masih berlangsung.
Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar dalam mengungkap kronologi serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan laut tersebut.
RDP itu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Gusnar A. Sulaeman bersama anggota DPRD, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas III Ampana, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BPBD, Kasat Intelkam dan Kasat Polairud Polres Tojo Una-Una, Koordinator Informasi Basarnas Gorontalo di Ampana, serta insan pers.
Melalui sinergi antara kepolisian, tim SAR gabungan, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait, diharapkan proses pencarian korban dapat segera membuahkan hasil, sementara penyelidikan terus berjalan untuk memastikan penyebab musibah tersebut secara menyeluruh.


