
Tadulakonews.com – Palu – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.
Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk narkotika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan kolaborasi dilakukan melalui audiensi antara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfosantik Sulteng, Fikri Latjuba, dengan Kepala Provinsi Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Ferdinand Maksi Pasule.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu, 22 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Fikri Latjuba menjelaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya sebatas ajang silaturahmi antar lembaga.
Ia menegaskan bahwa pertemuan ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi yang lebih konkret.
Fokus utama kerja sama tersebut adalah penyebarluasan informasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba.
Menurut Fikri, komunikasi publik memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan narkoba.
Penyampaian informasi yang masif, akurat, dan mudah dipahami dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas.
Selain itu, edukasi yang tepat sasaran juga dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memerangi narkoba.
Di sisi lain, Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Kominfosantik Sulteng.
Ia menilai bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini merupakan langkah positif yang perlu terus dikembangkan.
Pendekatan komunikasi yang efektif dianggap mampu memperkuat upaya pencegahan secara menyeluruh.
Ferdinand juga mengapresiasi semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh Kominfosantik dalam mendukung program BNN.
Ia berharap sinergi ini dapat meningkatkan diseminasi informasi serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam menghadirkan kampanye komunikasi publik yang inovatif dan berdampak luas, guna mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang sehat dan bebas dari narkoba.

