
Tadulakonews.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Banggai kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.
Seorang pria berinisial RM alias I (39), warga Kecamatan Balantak, ditangkap karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas pelaku yang kerap mengedarkan sabu di wilayah Balantak Bersaudara.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Banggai langsung melakukan serangkaian penyelidikan.
Kasat Narkoba Polres Banggai, AKP Hasanuddin Hamid, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan kebenaran laporan warga.
Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku yang saat itu sedang menggunakan mobil rental.
Tim kemudian melakukan pencegatan terhadap mobil Toyota Calya berwarna merah dengan nomor polisi DN 1627 CI.
Pencegatan dilakukan di wilayah Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara, pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan lima paket sabu yang berada di lantai mobil tepat di bawah kaki pelaku.
Selain itu, polisi juga menemukan sabu-sabu yang telah dibungkus menggunakan tisu dan disembunyikan di dalam pembalut wanita.
Temuan tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan awal, RM mengakui bahwa dirinya baru saja mengambil atau membeli narkotika tersebut dari seseorang di Kota Luwuk.
Pelaku mengaku memperoleh lima paket sabu dengan total berat sekitar 6,16 gram.
Barang haram itu rencananya akan kembali diedarkan dan dijual di wilayah Balantak.
Atas perbuatannya, RM dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 2 Ayat (11) salinan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 jo Pasal 609 Ayat (1) huruf a KUHP. Saat ini tersangka telah diamankan di Kantor Satres Narkoba Polres Banggai untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

