Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Kebakaran melanda tempat penggilingan padi (huller) milik I Nyoman Darmawan (47), warga Desa Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, pada Senin malam (1/6/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.

Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian bangunan penggilingan padi beserta sejumlah gabah kering yang tersimpan di dalam gudang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan melalui Kapolsek Luwuk AKP Muh. Asdar menjelaskan, kobaran api pertama kali terlihat dari dalam area penggilingan padi.

Saat diketahui, api sudah dalam kondisi membesar sehingga sulit dikendalikan.

Besarnya kobaran api dipicu oleh banyaknya gabah kering yang tersimpan di lokasi kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, mesin penggiling padi ikut terbakar.

Selain itu, sekitar 30 persen dari total 1.430 sak gabah kering yang berada di gudang tidak dapat diselamatkan.

Petugas dan warga berupaya melakukan penyelamatan terhadap gabah yang masih tersisa.

Sebanyak 70 persen gabah kering berhasil diselamatkan dari amukan api.

Namun, gabah yang berhasil dievakuasi tersebut dalam kondisi basah akibat proses pemadaman.

Kondisi tersebut diperkirakan akan berdampak pada penurunan kualitas gabah.

“Sebanyak 70 persen sak gabah kering berhasil diselamatkan. Akan tetapi dalam kondisi basah sehingga akan berpengaruh pada penurunan kualitas,” ujar AKP Muh. Asdar.

Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp500 juta.

Gabah yang tersimpan di gudang tersebut diketahui milik sejumlah warga yang dititipkan untuk digiling maupun disimpan sementara.

Setelah menerima laporan kejadian, personel Polsek Luwuk langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Watusongu Ditemukan Meninggal di Sungai Bongka Saat Memanah Ikan
Lintas Instansi Perkuat Kolaborasi Tangkal Hoaks Melalui Klinik Hoaks
PN Palu Tolak Praperadilan RA Terkait Penetapan Tersangka Kasus ITE
Polres Poso Perkuat Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkoba di Kelurahan Sangele
Polres Poso Edukasi Pelajar SMA 2 GKST Tentena tentang Bahaya Narkoba
Kajati Sulteng Lantik Rosdianah HK sebagai Koordinator Kejati Sulawesi Tengah
Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Peragakan 34 Adegan
Pemprov Sulteng Dorong Penguatan Literasi Digital untuk Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:36 WIB

Warga Watusongu Ditemukan Meninggal di Sungai Bongka Saat Memanah Ikan

Rabu, 9 September 2026 - 20:28 WIB

Lintas Instansi Perkuat Kolaborasi Tangkal Hoaks Melalui Klinik Hoaks

Rabu, 9 September 2026 - 20:13 WIB

PN Palu Tolak Praperadilan RA Terkait Penetapan Tersangka Kasus ITE

Rabu, 9 September 2026 - 19:32 WIB

Polres Poso Perkuat Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkoba di Kelurahan Sangele

Rabu, 9 September 2026 - 19:28 WIB

Polres Poso Edukasi Pelajar SMA 2 GKST Tentena tentang Bahaya Narkoba

Berita Terbaru