
Tadulakonews.com – BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kualitas produk, tetapi juga dengan mendorong para pelaku UMKM untuk memiliki perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberlangsungan usaha para pelaku UMKM harus menjadi perhatian bersama agar mereka mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Karena itu, pemerintah daerah terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha.
Sri Juniarsih mengatakan bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan salah satu kebutuhan penting bagi pelaku UMKM dalam menjalankan aktivitas usahanya sehari-hari.
“UMKM adalah salah satu kekuatan ekonomi masyarakat Berau. Pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program pembinaan, namun perlindungan terhadap pelaku usaha juga tidak kalah penting. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, pelaku UMKM memiliki rasa aman dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM yang menyadari pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai risiko kerja maupun musibah yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, perlindungan tersebut akan memberikan ketenangan bagi para pelaku usaha sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mengembangkan bisnis yang dijalankan.
“Harapan kami seluruh pelaku UMKM di Berau dapat memanfaatkan program ini. Dengan perlindungan yang dimiliki, mereka bisa lebih fokus mengembangkan usahanya tanpa dibayangi kekhawatiran apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Eva Yunita, menyampaikan bahwa penguatan sektor UMKM menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, pengembangan UMKM tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, serta daya saing, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap para pelaku usahanya.
Menurut Eva, kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya membangun UMKM yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan adanya jaminan sosial, pelaku usaha akan memperoleh perlindungan apabila mengalami risiko kerja maupun musibah lainnya yang dapat mengganggu kelangsungan usahanya.
“Selama ini pembinaan UMKM terus kami lakukan melalui berbagai program. Namun kami juga mendorong agar para pelaku usaha memiliki perlindungan jaminan sosial sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dengan lebih aman dan berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Kabupaten Berau yang terlindungi, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

