Tadulakonews.com – TOUNA – Sektor pertanian menjadi fokus perhatian Kepolisian Sektor Tojo dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pada Kamis pagi (7/5/2026), Kapolsek Tojo Iptu I Gusti Lanang Mardika, S.H., turun langsung meninjau perkembangan tanaman jagung di Desa Uekuli, Kecamatan Tojo.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Ps. Kanit Binmas Aiptu Kasman saat mengunjungi dua lokasi perkebunan milik warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal tanpa kendala teknis maupun gangguan hama.
Lokasi pertama yang dikunjungi merupakan lahan seluas 2 hektare milik Bapak Sahil.
Lahan tersebut diketahui mulai ditanami jagung sejak 20 April 2026.
Dari hasil pengecekan, kondisi tunas jagung di lahan milik Sahil terlihat tumbuh dengan baik dan cukup terawat.
Setelah melakukan pemantauan di lokasi pertama, rombongan kemudian melanjutkan pengecekan ke lahan milik Bapak Ramang Lahap.
Di lokasi kedua itu, tanaman jagung yang ditanam di atas lahan seluas 4 hektare tampak tumbuh subur dan merata.
Lahan milik Ramang Lahap diketahui memiliki usia tanam lebih tua karena telah ditanami sejak akhir Maret 2026.
Selain melakukan pemantauan kondisi tanaman, Kapolsek juga berdialog langsung dengan para petani di Desa Uekuli.
Iptu I Gusti Lanang Mardika mengingatkan pentingnya konsistensi dalam mengelola lahan agar target produktivitas pertanian dapat tercapai sesuai harapan pemerintah.
Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Muh. Natsir, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, produktivitas pangan yang terjaga akan berdampak positif terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih kondusif.
Pihak kepolisian juga mengimbau para petani untuk aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kendala di lapangan, baik terkait distribusi pupuk maupun keamanan lahan pertanian.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 10.30 WITA tersebut berlangsung aman dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari para petani yang merasa terbantu dengan perhatian dan pendampingan dari pihak kepolisian.


