Tugu Ikonik Gotong Royong di Bundaran Hotel Suryadi Tolitoli Direnovasi, Anggaran CSR BPD Sulteng Capai Lebih dari Rp400 Juta

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

TOLITOLI – Tadulakonews.com – Pemerintah Kabupaten Tolitoli melakukan pembongkaran terhadap tugu lama yang telah berdiri selama puluhan tahun di Bundaran Hotel Suryadi, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, tepat di jantung Kota Tolitoli.

Tugu lama tersebut kini digantikan dengan bangunan baru berbentuk tangan yang menjadi simbol ikonik semangat gotong royong.

Renovasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan ikon Kota Tolitoli agar semakin menarik dan memiliki ciri khas tersendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain membangun tugu baru, kawasan di sekeliling bundaran juga ditata kembali untuk menciptakan lingkungan yang lebih elegan, rapi, dan menarik dipandang dari berbagai sudut.

Penataan tersebut diharapkan dapat memperindah wajah pusat Kota Tolitoli sekaligus menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tolitoli, Syafruddin A. Rahman, ST., M.Eng., melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Utilitas (PSU), Nurmansyah, SP., menjelaskan bahwa pembangunan tugu tersebut merupakan keinginan Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

Hal itu disampaikan Nurmansyah saat ditemui di kantornya pada Senin, 12 Oktober 2026.

Ia menegaskan, dalam pelaksanaan renovasi tugu tersebut, Dinas Perkim hanya berperan dalam melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan tidak mengelola anggaran pembangunan.

“Secara teknis, kami tidak mengelola dana renovasi tugu di sana. Peran kami sebatas melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” jelasnya.

Nurmansyah mengungkapkan, anggaran renovasi tugu ikonik yang melambangkan semangat gotong royong tersebut bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BPD Sulteng.

Nilai bantuan CSR tersebut mencapai lebih dari Rp400 juta untuk mendukung pembangunan tugu baru di kawasan Bundaran Hotel Suryadi.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan pembuatan patung berbentuk tangan melibatkan tenaga khusus yang didatangkan dari luar daerah karena membutuhkan keahlian tertentu.

Sementara itu, pekerjaan penataan dan pembangunan kawasan di sekitar bundaran melibatkan kontraktor lokal Kabupaten Tolitoli.

Menurut Nurmansyah, penentuan lokasi pembangunan tugu tersebut juga telah melalui sejumlah pertimbangan sebelum akhirnya diputuskan untuk ditempatkan di Bundaran Hotel Suryadi.

Ia menjelaskan, rencana awal pembangunan tugu sebenarnya akan dilakukan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tanjung Batu.

Namun, setelah mempertimbangkan sejumlah aspek, pemerintah daerah akhirnya memilih kawasan Bundaran Hotel Suryadi yang dinilai lebih strategis untuk pengembangan ikon kota.

Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat membuat keberadaan tugu lebih mudah terlihat oleh masyarakat karena berada di kawasan pusat aktivitas perkotaan.

Dengan bentuk tangan sebagai simbol semangat gotong royong, tugu baru ini diharapkan menjadi representasi kebersamaan, persatuan, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Nurmansyah juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tolitoli untuk turut menjaga keindahan, kebersihan, dan kelestarian infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah maupun pihak pendukung lainnya.

Ia menekankan bahwa keberadaan tugu tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, melainkan juga merupakan aset bersama yang perlu dirawat dan dijaga keberlangsungannya.

“Nantinya, tugu simbol semangat gotong royong ini akan menjadi aset milik kita bersama. Karena itu, kita harus merawat dan menjaga kelestariannya bersama-sama,” ujarnya.

Pemerintah berharap, keberadaan tugu baru dan penataan kawasan Bundaran Hotel Suryadi dapat memperkuat identitas Kota Tolitoli sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fasilitas umum.

Dengan dukungan dan kepedulian bersama, ikon baru tersebut diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan masyarakat Tolitoli serta mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. (Co)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembilan Ekskavator yang Diamankan di Buol Dikeluarkan dari Gudang, Status Hukumnya Dipertanyakan
Pemprov Sulteng Ekspose Peta Jalan Proklim 2026, Dorong Pembangunan Rendah Karbon Berkelanjutan
Satresnarkoba Polres Poso Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Desa Taripa, Tekankan Pentingnya Rehabilitasi
Polres Morowali Utara Ungkap Kasus Narkoba, Sita 676,22 Gram Sabu Sepanjang Januari hingga Oktober 2026
Operasi Sarang Narkoba di Poso, Enam Orang Terduga Diamankan Bersama 11 Paket Sabu
Karhutla di Watu Bula Poso Hanguskan 300 Hektare, Puluhan Titik Api Masih Menyala
Revitalisasi SDN 19 Sirenja Rampung 100 Persen, Didukung Anggaran APBN Rp1,04 Miliar
Gubernur Anwar Hafid Hadiri Upacara HUTDA ke-27 Kabupaten Buol, Perkuat Semangat Kebersamaan dan Pelestarian Budaya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Tugu Ikonik Gotong Royong di Bundaran Hotel Suryadi Tolitoli Direnovasi, Anggaran CSR BPD Sulteng Capai Lebih dari Rp400 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Sembilan Ekskavator yang Diamankan di Buol Dikeluarkan dari Gudang, Status Hukumnya Dipertanyakan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Pemprov Sulteng Ekspose Peta Jalan Proklim 2026, Dorong Pembangunan Rendah Karbon Berkelanjutan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Satresnarkoba Polres Poso Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Desa Taripa, Tekankan Pentingnya Rehabilitasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Polres Morowali Utara Ungkap Kasus Narkoba, Sita 676,22 Gram Sabu Sepanjang Januari hingga Oktober 2026

Berita Terbaru