Wagub Sulteng Tekankan Pentingnya Data dan Kolaborasi dalam Penanganan Stunting

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes menegaskan bahwa data yang akurat dan kolaborasi lintas sektor menjadi dua faktor kunci dalam menekan prevalensi stunting di Sulawesi Tengah.

Hal ini disampaikan saat menghadiri acara peluncuran Sistem Informasi BERANI Depak Stunting yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah di Gedung Pogombo, Kamis (9/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wagub Reny, penanganan stunting harus didukung oleh data yang valid serta melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, hingga masyarakat.

Ia pun mengapresiasi inovasi yang diinisiasi Dinas P2KB melalui Sistem Informasi BERANI Depak Stunting. Platform digital ini diyakini mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, memperluas jangkauan pengawasan, serta mempercepat penanganan stunting berbasis data dengan sistem pelaporan yang akurat.

Dalam implementasinya, sistem ini juga melibatkan perguruan tinggi, salah satunya Universitas Tadulako. Melalui program KKN Tematik Stunting, mahasiswa dilibatkan langsung dalam proses pengumpulan dan pemutakhiran data di lapangan, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Model kolaborasi ini dinilai strategis karena mampu menjembatani kebutuhan data yang akurat dengan intervensi langsung di tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, mahasiswa sebagai agen perubahan turut berperan sebagai pendamping masyarakat, mulai dari mengidentifikasi faktor risiko, memverifikasi data keluarga sasaran, hingga menyampaikan edukasi terkait stunting.

Dengan adanya inovasi ini, Wagub Reny optimistis dapat berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di Sulawesi Tengah hingga 19 persen pada tahun ini.

“Terima kasih kepada teman-teman P2KB atas inisiatif BERANI Depak Stunting dan seluruh stakeholder yang telah berkontribusi,” ujar Wagub Reny saat meresmikan aplikasi tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Dinas P2KB Sulteng drg. Herry, M.Kes beserta jajaran, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Tadulako Prof. Dr. M. Rusydi H., M.Si, serta akademisi Prof. Dr. Rosmala Nur, SKM, M.Si.

(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbang RKPK 2027 Aceh Singkil: Fokus Infrastruktur dan Konektivitas untuk Masa Depan Daerah
Pemilihan BPKan Desa Tanjung Emas Berlangsung Tertib dan Demokratis
Penutupan Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026 Berlangsung Meriah
Polisi Amankan Pengedar Sabu di Luwuk, 37 Paket Disita
Remaja di Luwuk Ditangkap Usai Aniaya Pacarnya
Kecelakaan Maut di Nuhon, Satu Orang Meninggal Dunia
Atlet Inkanas Banggai Dilepas Menuju Seleknas Nasional 2026
Silaturahmi Hangat Perkuat Sinergi Polres Banggai dan Senkom Mitra Polri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 03:48 WIB

Musrenbang RKPK 2027 Aceh Singkil: Fokus Infrastruktur dan Konektivitas untuk Masa Depan Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 03:44 WIB

Pemilihan BPKan Desa Tanjung Emas Berlangsung Tertib dan Demokratis

Rabu, 22 April 2026 - 03:39 WIB

Penutupan Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2026 Berlangsung Meriah

Rabu, 22 April 2026 - 03:29 WIB

Polisi Amankan Pengedar Sabu di Luwuk, 37 Paket Disita

Rabu, 22 April 2026 - 03:25 WIB

Remaja di Luwuk Ditangkap Usai Aniaya Pacarnya

Berita Terbaru

Daerah

Polisi Amankan Pengedar Sabu di Luwuk, 37 Paket Disita

Rabu, 22 Apr 2026 - 03:29 WIB

Daerah

Remaja di Luwuk Ditangkap Usai Aniaya Pacarnya

Rabu, 22 Apr 2026 - 03:25 WIB