Pria di Palu Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya, Diduga Karena Depresi

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Seorang pria berinisial Lk. NS (26) ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin sore sekitar pukul 15.30 WITA di . Peristiwa ini terjadi di Jalan H.M. Soeharto, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Safira, dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah mereka. Penemuan tersebut sontak mengejutkan keluarga dan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian dari Polsek Palu Selatan segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Muhammad Kasim, menyampaikan bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis. Hal ini berkaitan dengan permasalahan rumah tangga yang sedang dihadapi.

Menurut keterangan pihak kepolisian, korban dan istrinya diketahui kerap terlibat pertengkaran. Situasi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi mental korban.

Sebelum kejadian, korban sempat menyampaikan pesan kepada istrinya untuk menjaga anak mereka. Hal itu diungkapkan sebagai bagian dari keterangan awal yang diperoleh penyidik.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial Pr. S, korban dan istrinya sempat mengunjungi rumah orang tua korban sebelum kembali ke rumah mereka. Setelah itu, keduanya berpisah untuk sementara waktu.

Korban tetap berada di rumah, sementara istrinya pergi ke kantor lurah untuk mengambil bantuan pangan. Situasi ini menjadi momen terakhir sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Ketika saksi kembali ke rumah korban, ia menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung di ruang tamu. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Orang tua korban, Jamain, menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Polisi menghormati keputusan keluarga dan telah membuat surat pernyataan tidak keberatan serta penolakan autopsi. Dokumen tersebut ditandatangani oleh pihak keluarga dan istri korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Namun, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru