Kapolsek Lore Utara Salurkan Santunan Kapolres Poso kepada Korban Longsor PETI Dongi-Dongi

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com – Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang mengalami musibah, Kapolsek Lore Utara, AKP Thamrin Samuda, bersama jajarannya melaksanakan kunjungan sekaligus menyerahkan santunan dari Kapolres Poso kepada para penambang yang menjadi korban longsoran material di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Persiapan Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Sigi.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (12/9/2026). Dalam kegiatan itu, empat orang korban yang mengalami luka akibat tertimpa longsoran tanah saat melakukan aktivitas penambangan manual (kailit) menerima bantuan secara langsung dari Kapolsek Lore Utara.

Rombongan Polsek Lore Utara mengunjungi kediaman masing-masing korban yang tersebar di wilayah Kabupaten Sigi dan Kota Palu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para korban sekaligus memberikan dukungan moral kepada mereka dan keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun empat korban yang menerima santunan tersebut yakni:

  1. Azizul Hakim (18), warga Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Korban mengalami pembengkakan pada kaki dan pinggang serta lepas sendi.
  2. Delianti alias Mama Nisa (53), warga Desa Bobo, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Korban mengalami pembengkakan pada tulang selangkangan dan lepas sendi.
  3. Suarni alias Ndei/Mama Sukma (59), warga Desa Bobo, Kecamatan Palolo, yang saat ini berdomisili di Huntap Petobo, Kota Palu. Korban mengalami pembengkakan pada bagian dada dan punggung.
  4. Ulfin alias Upin (33), warga Desa Banpres, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Korban mengalami pembengkakan pada paha kanan.

Selain menyerahkan santunan, Kapolsek Lore Utara juga memberikan imbauan kamtibmas serta edukasi mengenai bahaya bekerja di area pertambangan ilegal yang tidak memiliki standar keselamatan kerja.

Hingga akhir kegiatan, situasi berlangsung aman dan lancar. Sementara itu, kondisi keempat korban dilaporkan mulai membaik dan masih menjalani proses perawatan di rumah masing-masing.

Kapolsek Lore Utara, AKP Thamrin Samuda, mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang senantiasa hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam situasi sulit.

“Penyerahan santunan ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Kapolres Poso sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian institusi Polri terhadap warga yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban biaya pengobatan dan pemulihan para korban. Meskipun aktivitas yang mereka lakukan berisiko tinggi, kami tetap memanusiakan korban dengan memberikan perhatian penuh,” ujar AKP Thamrin Samuda.

Lebih lanjut, AKP Thamrin Samuda menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), khususnya terkait risiko keselamatan kerja.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para penambang, agar selalu waspada dan berhati-hati. Lokasi PETI di Dongi-Dongi sangat rawan longsor karena struktur tanahnya tidak stabil dan tidak ada rekayasa teknik pertambangan yang aman. Selain itu, perlu dipahami bahwa kegiatan PETI adalah ilegal dan melanggar hukum. Kami mengajak masyarakat untuk mencari mata pencaharian lain yang lebih aman dan legal demi keselamatan diri dan keluarga,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, AKP Thamrin Samuda menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik antara Polsek Lore Utara dengan masyarakat, khususnya keluarga para korban.

“Terima kasih kepada keluarga korban yang telah menerima kunjungan kami dengan baik. Kami akan terus memantau perkembangan kesehatan para korban. Polsek Lore Utara berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada masalah keamanan, tetapi juga saat warga membutuhkan bantuan kemanusiaan. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sadar hukum,” pungkas AKP Thamrin Samuda.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kebocoran BBM Subsidi Pertalite dari Mobil Tangki Bodong di SPBU Kampung Bugis Buol
Tiga Pria Diduga Terlibat Curat Diamankan Tim URC Resmob Tadulako di Palu
Karhutla Landa 30 Hektare Lahan Gambut di Poso, Ratusan Warga Bersama TNI-Polri dan Damkar Padamkan Api
Bhabinkamtibmas Polsek Luwuk Mediasi Konflik Rumah Tangga Warga Binaan
Polresta Banggai Redam Potensi Konflik, Kasus Pencurian Diselesaikan Lewat Restorative Justice
Kapolres Touna Hadiri Rakor Evaluasi Asta Cita di Pulau Bukabuka
Diduga Terlibat Curanmor, Pria 25 Tahun Ditahan di Polsek Palu Selatan
Karhutla di Pegunungan Baturata Meluas hingga 7 Hektare, Medan Terjal Hambat Pemadaman
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:25 WIB

Dugaan Kebocoran BBM Subsidi Pertalite dari Mobil Tangki Bodong di SPBU Kampung Bugis Buol

Minggu, 13 September 2026 - 00:42 WIB

Tiga Pria Diduga Terlibat Curat Diamankan Tim URC Resmob Tadulako di Palu

Minggu, 13 September 2026 - 00:37 WIB

Kapolsek Lore Utara Salurkan Santunan Kapolres Poso kepada Korban Longsor PETI Dongi-Dongi

Minggu, 13 September 2026 - 00:30 WIB

Karhutla Landa 30 Hektare Lahan Gambut di Poso, Ratusan Warga Bersama TNI-Polri dan Damkar Padamkan Api

Sabtu, 12 September 2026 - 21:20 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Luwuk Mediasi Konflik Rumah Tangga Warga Binaan

Berita Terbaru