Tadulakonews.com – SIGI – Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., mendampingi kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., dalam rangka pencanangan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban terdampak gempa bumi di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Rabu (24/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Kabupaten Sigi, TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait.
Kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi yang akan digunakan sebagai area pembangunan hunian sementara bagi warga yang terdampak bencana gempa bumi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama para pejabat yang hadir melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Huntara di Desa Kamarora A.
Pembangunan Huntara ditujukan untuk memberikan tempat tinggal sementara yang layak dan aman bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi.
Kehadiran hunian sementara tersebut diharapkan dapat membantu warga menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi permanen.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga menegaskan bahwa jajaran Polres Sigi siap mendukung seluruh proses penanganan pascabencana yang sedang berlangsung di wilayah Kabupaten Sigi.
Menurutnya, pengawalan terhadap pembangunan Huntara maupun penyaluran bantuan kemanusiaan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia memastikan seluruh tahapan kegiatan akan diawasi agar berjalan aman, tertib, transparan, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan warga terdampak.
“Polres Sigi berkomitmen mengawal setiap tahapan penanganan pascabencana, mulai dari pendataan, penyaluran bantuan hingga pembangunan hunian sementara. Kami ingin memastikan seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar AKBP Kari Amsah Ritonga.
Kapolres juga menilai pembangunan Huntara merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Selain itu, keberadaan hunian sementara dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi warga selama masa pemulihan berlangsung.
AKBP Kari Amsah Ritonga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga kebencanaan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kerja sama yang solid dinilai menjadi kunci agar berbagai program bantuan dan pembangunan dapat terlaksana secara efektif dan tepat waktu.
Usai kegiatan di Desa Kamarora A, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, untuk meninjau secara langsung kondisi wilayah yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama BNPB dan unsur terkait juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap warga yang sedang menjalani masa pemulihan pascagempa.


