
Tadulakonews.com – PALU – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Nasri, secara resmi mencanangkan Program Bedah Rumah dalam rangka Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan pencanangan tersebut dilaksanakan di kediaman Nirfan, warga Jalan Marjuni RT 004/RW 001, Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Sabtu (20/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program tersebut ditandai dengan dimulainya renovasi rumah milik warga yang menjadi salah satu sasaran bantuan sosial Polda Sulawesi Tengah dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polda Sulteng, di antaranya Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, pejabat utama lainnya, pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan personel yang telah mendukung pelaksanaan program bedah rumah tersebut.
Menurutnya, kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting sehingga program sosial tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Brigjen Pol Nasri menjelaskan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Ia menegaskan, program tersebut bertujuan mewujudkan rasa cinta kasih, semangat tolong-menolong, serta kepedulian Polda Sulteng kepada masyarakat dan keluarga besar Polri yang membutuhkan hunian yang lebih layak.
Kapolda mengungkapkan, pada awalnya pihaknya merencanakan renovasi terhadap tiga unit rumah yang terdiri atas rumah purnawirawan Polri, rumah anggota Polri, dan rumah masyarakat.
Namun, setelah terjadinya gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, sebagian program tersebut dialihkan untuk membantu warga yang rumahnya terdampak bencana.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam.
Selain dilaksanakan di tingkat Polda, seluruh Polres jajaran di Sulawesi Tengah juga akan melaksanakan program serupa dengan merenovasi masing-masing satu unit rumah di wilayah hukumnya.
Kapolda berharap program bedah rumah ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga mampu mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan dan sinergi yang terjalin melalui kegiatan sosial seperti ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.
“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat memperkuat tali persaudaraan serta meningkatkan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik,” ujar Brigjen Pol Nasri.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Djoko Wienartono, mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Kami berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang tinggal di rumah kurang layak huni maupun terdampak bencana. Melalui program bedah rumah ini, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat diharapkan terus terpelihara demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Sulawesi Tengah,” tutup Djoko Wienartono.

