
Tadulakonews.com – Program Wahana Visi Indonesia (WVI) di wilayah Sigi, Palu, dan Donggala (SIPADO) resmi berakhir pada tahun 2026 setelah 15 tahun mendampingi masyarakat.
Berakhirnya program tersebut bukan menjadi akhir dari upaya perlindungan anak di Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya, momentum ini diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan berbagai praktik baik yang telah dibangun selama pendampingan WVI.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah melalui Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Dr. Rusmiadi, S.T., M.Si., pada acara penutupan Area Program SIPADO di Restoran Merry Glow, Kamis (2/7).
Menurutnya, berbagai pendekatan, kapasitas, dan jaringan yang telah dibangun bersama WVI perlu terus dipelihara agar manfaatnya tetap dirasakan oleh generasi mendatang.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen menjaga keberlanjutan berbagai program yang telah dirintis WVI.
Karena itu, seluruh pihak diajak memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam upaya perlindungan anak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan.
Ia juga berharap kemitraan yang telah terjalin selama ini tidak berhenti seiring berakhirnya program.
Menurutnya, kerja sama tersebut perlu terus dilanjutkan dalam berbagai bentuk demi kemajuan Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Zona Program Manager Indonesia Timur WVI, Sabtarina Dwi Febriyanti, mengaku bangga dan bersyukur karena WVI dapat diterima sebagai sahabat pembangunan di wilayah SIPADO.
Selama 15 tahun, WVI turut mendukung berbagai sektor pembangunan, mulai dari kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Sabtarina menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, masukan, dan membuka ruang kerja sama sehingga berbagai program dapat terlaksana dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, WVI juga menyerahkan penghargaan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang menjadi mitra sekaligus penerima manfaat program.
Acara penutupan dihadiri Program Direktur Nasional WVI, Eben Ezer Sembiring, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Kabupaten Donggala melalui dinas terkait, para relawan, penerima manfaat, serta mitra kerja WVI.
Hadir pula secara daring Manager Program Sponsorship, Claire Cowman, serta Dewan Pembina dan Pengawas Yayasan WVI, I Gusti Putu Suryawirawan.
Penutupan Area Program SIPADO menjadi penanda berakhirnya pendampingan WVI di wilayah tersebut, sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus melanjutkan upaya perlindungan anak dan pembangunan masyarakat di Sulawesi Tengah.

