
POSO – Tadulakonews.com – Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Poso terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan edukasi di lingkungan sekolah.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan hukum tentang bahaya narkoba kepada siswa-siswi kelas X SMAN 1 Poso yang digelar di Aula SMAN 1 Poso, Kamis (23/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.05 hingga 10.40 WITA dengan tujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap masa depan, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.
Dalam penyuluhan tersebut, personel Sat Narkoba Polres Poso memaparkan berbagai materi mengenai jenis-jenis narkoba dan dampak buruknya terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Selain itu, para siswa juga diberikan penjelasan mengenai ancaman pidana bagi pengedar maupun penyalahguna narkotika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Materi penyuluhan turut mengulas program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba sebagai bentuk pendekatan pemulihan yang disediakan negara.
Edukasi tersebut diharapkan mampu menghilangkan stigma terhadap korban penyalahgunaan narkoba sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam upaya pencegahan dan pelaporan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber.
Pertanyaan yang disampaikan antara lain mengenai modus peredaran narkoba di kalangan remaja hingga langkah yang harus dilakukan apabila mendapat ajakan menggunakan narkoba dari lingkungan pergaulan.
Kasat Narkoba Polres Poso, Iptu Kadriawan, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa penyuluhan di lingkungan pendidikan merupakan salah satu strategi penting dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba.
Menurutnya, siswa kelas X berada pada masa pencarian jati diri sehingga rentan terhadap pengaruh lingkungan. Karena itu, penyuluhan ini bertujuan menanamkan kesadaran bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang berat.
Ia berharap para pelajar mampu menjadi benteng pertama bagi diri sendiri maupun teman-temannya dalam menolak penyalahgunaan narkoba.
Iptu Kadriawan juga menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk guru, orang tua, dan lingkungan sekitar.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi lingkungan dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Menurutnya, pencegahan tetap menjadi langkah yang paling utama meskipun negara telah menyediakan program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.
Di akhir kegiatan, Iptu Kadriawan mengapresiasi dukungan pihak SMAN 1 Poso terhadap pelaksanaan penyuluhan tersebut. Ia juga mengajak seluruh pelajar untuk terus fokus belajar, meraih prestasi, menjauhi narkoba, serta menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi bagian dari komitmen Sat Narkoba Polres Poso dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika.

