Tadulakonews.com – Sebuah mobil pick up pengangkut sayur dan buah-buahan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Atas Trans Sulawesi Luwuk–Batui, Rabu siang (6/5/2026). Kendaraan tersebut dilaporkan mundur sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.24 WITA dan langsung mendapat perhatian warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Batui Polres Banggai segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat tiba di lokasi, polisi mendapati kendaraan pick up dalam kondisi rusak berat pada bagian depan.
Muatan berupa sayur mayur dan buah-buahan tampak berhamburan di jalan akibat kecelakaan tersebut.
Kapolsek Batui, IPTU Teguh Pria Adjisaka, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kehilangan konsentrasi saat berkendara di jalur menanjak.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengemudi sempat berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun pada saat bersamaan muncul sepeda motor dari arah berlawanan sehingga pengemudi diduga panik saat memindahkan gigi persneling.
Akibatnya, mobil pick up Suzuki Taruna bernomor polisi DN 8680 RP gagal dikendalikan dan bergerak mundur.
Kendaraan kemudian terguling di jalan bersama seluruh muatan yang dibawanya.
Pengemudi diketahui bernama Rubianto (50), warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan Moilong.
Mobil tersebut sedang dalam perjalanan dari Kota Luwuk menuju wilayah Toili sambil mengangkut berbagai kebutuhan pangan.
Muatan yang dibawa antara lain buah naga, kentang, bawang, semangka, serta berbagai jenis sayuran lainnya.
Beruntung tidak ada korban luka serius dalam kejadian tersebut dan sopir dilaporkan selamat.
Meski demikian, pengemudi tetap disarankan menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas medis terdekat guna memastikan kondisinya.
Akibat kecelakaan itu, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta. Petugas kepolisian bersama warga turut membantu proses evakuasi korban, barang bawaan, serta kendaraan yang kemudian dikoordinasikan dengan pihak derek.


