
Tadulakonews.com – AW alias Ambon (30), seorang nelayan asal Pagimana, Kabupaten Banggai, telah diserahkan pihak kepolisian kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.
Kasat Narkoba Polres Banggai, AKP Hasanuddin Hamid, SH, MH, menyampaikan bahwa tersangka ditangkap dan diproses hukum hingga tahap pelimpahan berkas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pengakuan tersangka menggunakan sabu untuk menambah semangat kerja agar lebih fokus saat melaut dan tidak mudah mengantuk atau merasa lelah.
Kasus penyalahgunaan narkoba tersebut sudah berlangsung sekitar satu tahun, di mana tersangka mengaku telah kecanduan dan mendapatkan barang haram itu dari seorang temannya.
Dalam kesehariannya, tersangka diketahui mengonsumsi sabu saat sedang bekerja sebagai nelayan di laut.
Setelah menggunakan narkoba, alat hisap atau bong yang dipakai kemudian dibuang langsung ke laut.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa berkas perkara tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21.
Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Banggai pada Selasa.
Tahapan berikutnya, kasus ini akan dilanjutkan ke proses penuntutan oleh JPU di Pengadilan Negeri Luwuk untuk disidangkan.
Kasat Narkoba Polres Banggai menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Penindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku serta mencegah kasus serupa terjadi di masyarakat.
Polisi juga mengingatkan bahwa narkoba memberikan dampak buruk tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi lingkungan sosial dan keluarga.
Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di sekitarnya.
Proses hukum terhadap tersangka akan berjalan sesuai aturan yang berlaku dengan tetap menjunjung asas keadilan dan pembuktian di pengadilan.
Dengan pelimpahan kasus ini, diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika demi masa depan yang lebih baik.

