Turnamen HUT Kemerdekaan RI Soyo Jaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Hadapi Bupati Cup

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Pemerintah Kecamatan Soyo Jaya tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejumlah cabang olahraga akan dipertandingkan sebagai bagian dari kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat dan atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan.

Camat Soyo Jaya, Yan Berkat Harami, S.I.Com, mengatakan berdasarkan konsep sementara panitia, para juara nantinya akan mendapatkan piala dan uang pembinaan. Namun, besaran uang pembinaan untuk masing-masing juara masih dalam tahap pembahasan dan belum dapat dipastikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cabang olahraga yang sementara ditetapkan untuk dipertandingkan yakni sepak bola serta bola voli putra dan putri. Sementara rencana mempertandingkan sepak takraw urung dilaksanakan setelah sejumlah desa menyampaikan belum memiliki peserta yang siap mengikuti cabang tersebut.

Dalam turnamen sepak bola, setiap tim diperbolehkan menggunakan maksimal lima pemain dari luar desa. Aturan ini berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang hanya memperbolehkan maksimal tiga pemain dari luar desa.

Sementara untuk cabang bola voli, setiap tim diperbolehkan menggunakan maksimal tiga pemain dari luar desa. Kebijakan tersebut diharapkan membuat pertandingan semakin kompetitif sekaligus memberikan pengalaman bagi atlet-atlet lokal untuk menghadapi pemain dari luar.

Hingga saat ini, sebanyak 11 tim sepak bola telah dipastikan mengikuti turnamen. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena panitia tidak membatasi setiap desa untuk mengirimkan lebih dari satu tim.

Dari 10 desa yang ada di Kecamatan Soyo Jaya, Desa Tamanusi menjadi salah satu desa yang mengirimkan dua tim. Kedua tim tersebut berasal dari Dusun I dan Dusun II atau Towi, sehingga jumlah peserta sementara mencapai 11 tim.

Pembukaan turnamen direncanakan berlangsung pada 18 Agustus, atau sehari setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Penetapan jadwal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan agenda pertandingan di sejumlah kecamatan lain serta ketersediaan wasit.

Menurut Yan Berkat, pelaksanaan pertandingan secara bersamaan dengan kecamatan lain berpotensi menyulitkan panitia dalam mendapatkan wasit. Selain ketersediaan yang terbatas, biaya sewa wasit juga dikhawatirkan menjadi lebih tinggi apabila banyak pertandingan digelar pada waktu yang sama.

Mengenai lama pelaksanaan turnamen, hingga kini belum ditentukan secara pasti. Sebagai gambaran, kegiatan serupa pada tahun sebelumnya berlangsung selama sekitar 18 hari dengan jumlah peserta mencapai kurang lebih 15 tim.

Pada pelaksanaan tahun lalu, beberapa desa juga mengirimkan lebih dari satu tim. Pertandingan berlangsung hingga melewati tanggal 17 Agustus, namun pada hari pelaksanaan upacara kemerdekaan tidak ada pertandingan karena seluruh peserta mengikuti upacara.

Camat Soyo Jaya menjelaskan, kebijakan penggunaan pemain luar bukan semata-mata untuk meningkatkan persaingan, tetapi juga diharapkan menjadi motivasi bagi atlet lokal. Kehadiran pemain dari luar dapat menjadi kesempatan bagi atlet setempat untuk menguji kemampuan dan belajar dari pemain yang memiliki pengalaman lebih.

Selain itu, pemain lokal yang tampil menonjol berpeluang mendapatkan kesempatan lebih luas. Pemain dari luar yang melihat kemampuan atlet lokal dapat membawa informasi tersebut ke daerah asalnya, sehingga bukan tidak mungkin atlet Kecamatan Soyo Jaya mendapat kesempatan memperkuat tim di turnamen lain.

Turnamen HUT Kemerdekaan RI tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari proses pencarian bibit atlet untuk menghadapi Bupati Cup yang dijadwalkan dalam rangka peringatan hari jadi kabupaten pada September mendatang.

Pemerintah kecamatan, manajer tim, dan para pembina sepak bola dapat memanfaatkan pertandingan tersebut untuk mengamati pemain-pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan layak memperkuat tim Kecamatan Soyo Jaya pada Bupati Cup.

Berbeda dengan turnamen HUT Kemerdekaan, pada Bupati Cup pemain yang memperkuat Kecamatan Soyo Jaya merupakan atlet lokal dan tidak diperbolehkan menggunakan pemain dari luar kecamatan. Karena itu, Camat Soyo Jaya telah meminta kepala desa dan Karang Taruna agar menjadikan turnamen ini sebagai kesempatan bagi atlet lokal untuk belajar, mengembangkan kemampuan, sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka.

Yan Berkat Harami berharap pembinaan olahraga di Kecamatan Soyo Jaya dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada anggaran KONI maupun Dispora. Dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Karang Taruna, para pembina, serta seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga dinilai penting untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama baik Kecamatan Soyo Jaya di berbagai kejuaraan.

Kegiatan Turnamen HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Soyo Jaya tersebut turut mendapat dukungan dan sponsor dari Mamala Grub. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan sekaligus mendorong semangat masyarakat dan atlet lokal dalam mengikuti rangkaian pertandingan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Mobil dalam Kasus Tabrak Lari di Kumpi Terungkap, Pelaku Diamankan di Luwu Timur
Kejati Sulteng Berikan Penerangan Hukum kepada Pemkab Sigi, Bahas Mitigasi Risiko Hukum Addendum Kontrak
Membludak Hingga Luar Warkop, Ngopi Kerukunan FKUB Sulteng dan WVI di Palu Hadirkan Tokoh Lintas Sektor
Resmob Polres Buol Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Desa Mendaan
Polres Poso Tangkap Residivis Curanmor, Motor Korban Dijual untuk Beli Sabu
Jadi Narasumber Bedah Buku Pemikiran KH. Ma’ruf Amin, Ketua MUI Palu, Tekankan Fondasi Intelektual NU
Kejati Sulteng Berikan Penerangan Hukum Mitigasi Risiko Addendum Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa di Donggala
Ketua Adat Poboya Harap Perusahaan Tambang Hormati Wilayah Adat dan Penambang Rakyat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Misteri Mobil dalam Kasus Tabrak Lari di Kumpi Terungkap, Pelaku Diamankan di Luwu Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Turnamen HUT Kemerdekaan RI Soyo Jaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Hadapi Bupati Cup

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Kejati Sulteng Berikan Penerangan Hukum kepada Pemkab Sigi, Bahas Mitigasi Risiko Hukum Addendum Kontrak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Membludak Hingga Luar Warkop, Ngopi Kerukunan FKUB Sulteng dan WVI di Palu Hadirkan Tokoh Lintas Sektor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Resmob Polres Buol Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan di Desa Mendaan

Berita Terbaru