GUBERNUR ANWAR HAFID TINJAU LOKASI TERDAMPAK GEMPA DI SIGI, TEKANKAN KESELAMATAN WARGA DAN PERCEPAT PEMULIHAN

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., turun langsung meninjau wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Kunjungan dilakukan di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026), yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan terparah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Ia juga berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai kebutuhan mendesak pascabencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana. Seluruh warga harus dipastikan berada dalam kondisi aman serta mendapatkan pelayanan dan perlindungan yang memadai selama masa tanggap darurat.

Pemerintah saat ini fokus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat terdampak, terutama makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat pengungsian yang layak.

Gubernur mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang telah bergerak membantu masyarakat di lokasi terdampak gempa.

Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat lima desa di Kecamatan Nokilalaki yang terdampak gempa, yakni Desa Kamarora A, Kamarora B, Kadidia, Sopu, dan Bulili.

Kebutuhan utama masyarakat saat ini meliputi pasokan air bersih, tenda dan terpal sebagai tempat berlindung sementara di sekitar rumah masing-masing, serta perhatian terhadap fasilitas umum dan rumah ibadah yang mengalami kerusakan.

Gubernur meminta pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan sebagai dasar percepatan penanganan dan penyaluran bantuan.

Pendataan yang akurat dinilai penting untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga bantuan dapat diberikan tepat sasaran dan proses perbaikan dapat segera dilaksanakan.

Selain kerusakan bangunan, Gubernur juga menyoroti terjadinya longsor di kawasan pegunungan sekitar Kamarora yang berpotensi menimbulkan ancaman lanjutan bagi masyarakat.

Ia meminta TNI, Polri, dan instansi teknis terkait segera melakukan kajian lapangan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir bandang maupun bencana susulan lainnya.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada meskipun berdasarkan informasi BMKG intensitas gempa mulai menurun. Kewaspadaan terhadap potensi longsor dan luapan air tetap harus ditingkatkan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan darurat berupa sembako dan berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk membantu masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada warga melalui pemerintah desa setempat agar penyalurannya berjalan tertib dan tepat sasaran.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi memastikan akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan pascabencana dapat diselesaikan.

Data sementara BPBD Sulawesi Tengah mencatat sekitar 800 rumah warga mengalami kerusakan di Kabupaten Sigi, terdiri atas 720 unit rusak ringan, 68 unit rusak sedang, dan 12 unit rusak berat. Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Arnila H.M. Ali, Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi SMP Negeri 2 Sindue Tobata Capai 70 Persen, Hadirkan Harapan Baru bagi Dunia Pendidikan
Perselisihan Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Terluka
Kapolri Ajak Jamaah Sholat Jumat Jaga Kerendahan Hati dan Hindari Kesombongan
SOMASI DAN PERINGATAN HUKUM TERAKHIR ATAS DUGAAN FITNAH, PENCEMARAN NAMA BAIK, PENYEBARAN INFORMASI PALSU, DAN PEMERASAN
KEBERATAN ATAS DUGAAN WANPRESTASI, TUDUHAN TANPA DASAR, DAN INDIKASI MOTIF KEPENTINGAN PRIBADI
SOMASI TERAKHIR DAN TEGURAN HUKUM KERAS ATAS DUGAAN PENYEBARAN KETERANGAN TIDAK BENAR, FITNAH, PENCEMARAN NAMA BAIK, DAN PENGGIRINGAN OPINI MENYESATKAN MELALUI SURAT NOMOR: 31/KAK-ST/X/2026
Polda Sulteng Kerahkan 249 Personel dalam Operasi Sarang Narkoba di Tavanjuka
Satresnarkoba Polres Poso Gerebek Rumah Warga, Sabu 0,33 Gram Diamankan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Revitalisasi SMP Negeri 2 Sindue Tobata Capai 70 Persen, Hadirkan Harapan Baru bagi Dunia Pendidikan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Perselisihan Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Terluka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Kapolri Ajak Jamaah Sholat Jumat Jaga Kerendahan Hati dan Hindari Kesombongan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:09 WIB

SOMASI DAN PERINGATAN HUKUM TERAKHIR ATAS DUGAAN FITNAH, PENCEMARAN NAMA BAIK, PENYEBARAN INFORMASI PALSU, DAN PEMERASAN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:06 WIB

KEBERATAN ATAS DUGAAN WANPRESTASI, TUDUHAN TANPA DASAR, DAN INDIKASI MOTIF KEPENTINGAN PRIBADI

Berita Terbaru