POSO – Tadulakonews.com – Dalam upaya memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika sejak dini, Satuan Binmas Polsek Lore Selatan melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Gintu.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Algadama, Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, Senin (5/10/2026), tersebut diikuti sekitar 60 peserta didik yang tengah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.
Kapolsek Lore Selatan, IPTU I Made Putra Yasa, S.H., bertindak sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya narkoba serta dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam materinya, Kapolsek menjelaskan bahwa narkoba merupakan zat yang dapat memengaruhi kesadaran serta menimbulkan ketergantungan. Penggunaannya juga dapat memberikan dampak buruk terhadap sistem saraf pusat dan berbagai aspek kehidupan seseorang.
Kapolsek menekankan bahwa remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, namun pada saat yang sama masih berada dalam tahap perkembangan sehingga rentan terhadap bujukan untuk mencoba hal-hal yang berisiko.
Selain menjelaskan jenis-jenis narkoba, meliputi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri penyalahgunaan narkoba serta konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pengedar.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus berdiskusi mengenai cara menghindari penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan sehari-hari.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik. Ketekunan, kemampuan memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta kedekatan spiritual menjadi bagian penting dalam membentuk masa depan generasi muda.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Poso, AKP Rianto Hilian, menyatakan bahwa pendekatan preventif melalui edukasi di lingkungan sekolah merupakan salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Kami menyadari bahwa pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan. Dengan menyasar anak-anak usia SMP seperti di SMPN 1 Gintu, kami berharap dapat membangun pertahanan mental mereka sebelum terpapar lingkungan pergaulan negatif,” ujar AKP Rianto Hilian.
Ia menambahkan, pesan “Katakan Tidak pada Narkoba” perlu terus ditanamkan kepada para pelajar. Menurutnya, narkoba bukanlah jalan menuju kesenangan, melainkan dapat membawa dampak buruk terhadap kesehatan, kondisi mental, pendidikan, serta masa depan generasi muda.
Lebih lanjut, Kasi Humas menyoroti pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam mengawasi perkembangan perilaku remaja.
“Edukasi seperti ini tidak bisa berdiri sendiri. Kapolsek Lore Selatan dan jajaran Binmas telah memberikan pemahaman tentang cara menghindari narkoba, yaitu dengan hidup sehat, memiliki cita-cita yang jelas, dan menjaga pergaulan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa peran orang tua di rumah dan guru di sekolah sangat vital dalam memantau perubahan sikap anak. Apabila ditemukan tanda-tanda penyimpangan perilaku, pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik perlu dilakukan sedini mungkin, termasuk berkonsultasi dengan pihak yang berwenang apabila diperlukan.
Menutup pernyataannya, AKP Rianto Hilian mengapresiasi antusiasme para siswa serta komitmen SMPN 1 Gintu dan Pembina Pramuka dalam mendukung kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lainnya.
“Terima kasih kepada pihak SMPN 1 Gintu dan Pembina Pramuka yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan baik. Polres Poso akan terus melanjutkan sosialisasi ke sekolah-sekolah lain di wilayah Lore Barat dan sekitarnya. Mari kita jaga bersama masa depan anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan bebas dari narkoba,” pungkas AKP Rianto Hilian.





