POSO – Tadulakonews.com – Ratusan pelajar dan pemuda dari berbagai daerah mengikuti Kemah Berani Akbar Pemuda Tangguh yang mengusung semangat Sumpah Pemuda dengan tema “Generasi Penjaga Damai: Bersatu dalam Keberagaman Menuju Sulteng Nambaso”.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Festival Danau Poso (FDP), Tentena, Kabupaten Poso, resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Reny menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat hingga akhir pelaksanaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengakui bahwa kondisi cuaca yang cukup panas, dengan suhu mencapai 37,5 derajat Celsius, menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan antusiasme pelajar dan pemuda untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut Reny, semangat Sumpah Pemuda harus senantiasa menjadi pengingat bahwa perbedaan suku, agama, bahasa, dan adat istiadat bukanlah alasan untuk terpecah belah.
Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dirawat melalui persaudaraan, kebersamaan, serta sikap saling menghormati dan menghargai.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak perlu mempermasalahkan perbedaan suku maupun agama. Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun silaturahmi, saling berbagi ilmu dan pengalaman, serta bersama-sama memikirkan hal terbaik bagi generasi muda di Sulawesi Tengah,” ujar Reny.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Karena itu, para pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, melainkan mampu mengambil peran nyata dalam menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan mendorong kemajuan daerah.
Wagub juga mengajak seluruh peserta menjadikan Kemah Berani Akbar sebagai ruang untuk saling mengenal, bertukar gagasan, serta berbagi potensi dan pengalaman dari daerah masing-masing.
Menurutnya, pertemuan antarpemuda dari berbagai wilayah tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, membangun jaringan persaudaraan, dan memperkuat rasa kebersamaan.
“Dari pertemuan seperti ini, kita bisa saling belajar tentang potensi daerah masing-masing. Apa yang dimiliki Tentena dapat dibagikan kepada daerah lain, begitu pula sebaliknya. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Sulawesi Tengah menuju Sulteng Nambaso,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap semangat persatuan yang terbangun selama kegiatan kemah dapat terus dipelihara dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Reny juga menyerahkan paket bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap kondisi sosial masyarakat.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong.
Kegiatan Kemah Berani Akbar Pemuda Tangguh diharapkan menjadi momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda yang cinta damai, menjunjung tinggi keberagaman, serta memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Poso, Danrem 132/Tadulako, Wakil Bupati Parigi Moutong, Ketua Forum Pemuda Sulawesi Tengah, sejumlah pimpinan perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah terkait, serta seluruh peserta Kemah Berani Akbar Pemuda Tangguh.
(Biro Administrasi Pimpinan)





