
PALU – Tadulakonews.com – Seorang karyawan restoran My Kopi O, Rizwan (22), meninggal dunia setelah terjepit di tangga lift lantai tiga restoran yang berada di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sabtu (5/9/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 Wita. Korban ditemukan dalam kondisi terjepit di bagian tangga lift dan sudah tidak bernyawa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rizwan diketahui merupakan warga Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong. Selama ini, korban tinggal di kawasan Tinggede.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Rafiq (19), korban sebelumnya sempat mendapat teguran dari rekan kerjanya agar tidak menggunakan lift barang karena diketahui mengalami kerusakan.
Namun, korban tetap memilih menggunakan lift tersebut untuk menuju lantai tiga restoran.
Sekitar 20 menit kemudian, Rafiq mendengar teriakan dari seorang karyawan bernama Garing Rondonuwu yang berada di lantai tiga.
Rafiq bersama rekannya kemudian menuju lokasi dan mendapati korban telah terjepit di area tangga lift dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu tiba di lokasi sekitar pukul 08.35 Wita untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa untuk menjalani proses pemulasaran. Pada pukul 11.00 Wita, ambulans RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah membawa jenazah korban.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Heri Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Ismail Bobby, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Dari keterangan saksi, korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan kerja setelah terjepit di lift barang,” ujar Ismail.
Meski pihak keluarga yang diwakili kakak dan tante korban menerima kejadian tersebut dengan ikhlas serta menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polresta Palu tetap melakukan proses penyelidikan terkait meninggalnya korban. Sejumlah saksi telah diperiksa oleh penyidik secara maraton.
Hingga saat ini, sebanyak enam orang saksi telah diperiksa, termasuk pemilik restoran My Kopi O, untuk mengetahui secara jelas kronologi serta penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.
Jenazah korban kemudian diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, sekitar pukul 14.00 Wita untuk diserahkan kepada pihak keluarga.




