Wagub Sulteng Tegaskan Clean and Good Governance Jadi Fondasi Pemerintahan

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan bahwa penerapan clean and good governance harus menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan bertema “Sinergi Pengawasan dalam Rangka Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah” di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (13/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh kepala perangkat daerah menjadikan rapat koordinasi sebagai ruang diskusi yang terbuka dan konstruktif.

Ia menilai setiap persoalan yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan perlu dikonsultasikan sejak dini sebagai langkah pencegahan agar tidak berkembang menjadi persoalan hukum di kemudian hari.

Menurutnya, budaya pencegahan harus menjadi bagian dari cara kerja seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Silakan bertanya apabila ada hal-hal yang masih menjadi keraguan. Sekarang kita harus lebih berhati-hati. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Prinsip pencegahan harus menjadi budaya dalam menjalankan pemerintahan,” tegasnya.

Wakil Gubernur menegaskan komitmen kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid bersama dirinya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih sebelum menjadi pemerintahan yang baik.

Ia mengatakan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan dipercaya masyarakat hanya dapat dibangun di atas fondasi integritas yang kuat.

Menurutnya, pemerintahan yang baik tidak akan tercapai tanpa didukung oleh penyelenggaraan pemerintahan yang bersih.

“Kita ingin menjalankan roda pemerintahan yang bersih terlebih dahulu, baru kemudian menjadi pemerintahan yang baik. Tidak bisa hanya baik, tetapi tidak bersih. Karena itu yang kita bangun adalah clean and good governance,” ujarnya.

Reny juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar senantiasa menjaga integritas sejak dari niat dalam mengemban amanah jabatan.

Ia menilai berbagai godaan dalam birokrasi hanya dapat dihadapi melalui komitmen moral yang kuat, kejujuran, serta tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Kalau kita sudah bersih, insya Allah kita akan menjadi baik. Semua berawal dari niat. Jangan sampai ketika diberi amanah jabatan justru muncul kepentingan-kepentingan pribadi. Mari kita tetap berada di jalan yang benar agar setiap langkah pengabdian mendapat keberkahan dari Allah SWT,” pesannya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Wakil Gubernur berharap seluruh perangkat daerah semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap peraturan, memperkuat sistem pengawasan internal, serta membangun budaya kerja yang berintegritas.

Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Dra. Novalina, M.M., Inspektur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Fahrudin Yambas, M.Si., Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah La Ode Abdul Sofyan, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta diikuti secara virtual oleh Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Zoom Meeting.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21
Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak
Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu
Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu
Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Bhayangkara Poso Overland 2026 Resmi Ditutup, 125 Peserta Sukses Taklukkan Rute Menantang
Misteri Mobil dalam Kasus Tabrak Lari di Kumpi Terungkap, Pelaku Diamankan di Luwu Timur
Turnamen HUT Kemerdekaan RI Soyo Jaya Jadi Ajang Seleksi Atlet Hadapi Bupati Cup
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Sat Resnarkoba Polres Poso Serahkan Dua Tersangka Sabu ke Kejari, Berkas Perkara Dinyatakan P21

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Gunungan Sampah Cemari Permukiman Desa Lambolo, Warga Desak Pemda Segera Bertindak

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Pantai Jalan Cumi-Cumi Palu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Poso Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru

Daerah

Mahasiswi STIKES Ditemukan Meninggal di Kamar Kos di Palu

Senin, 10 Agu 2026 - 11:27 WIB