Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berencana di Desa Era Peragakan 11 Adegan

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara, pada Kamis, 11 Juni 2026, kini memasuki babak baru setelah penyidik menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian.

Rekonstruksi dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 13.30 Wita di Tempat Kejadian Perkara (TKP), rumah korban di Desa Era, Kecamatan Mori Utara.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Morowali Utara, AKP Yasser Abddulah Sutomo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Morowali Utara, Ayu Wahyuni Wahab, S.H., M.H.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Jaksa Muda, Kanit Pidum Polres Morowali Utara Ipda Matius Maksi, S.H., Kepala Desa Era, personel Satreskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Era, personel Kejari Morowali Utara, serta anggota Linmas Desa Era.

Rekonstruksi memperagakan sebanyak 11 adegan yang menggambarkan secara rinci kronologi tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan tersangka RAS alias K (33) terhadap korban IKSR (57).

Selain menghadirkan tersangka, rekonstruksi juga disaksikan oleh istri dan anak korban, para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, serta masyarakat sekitar.

Kasatreskrim Polres Morowali Utara menjelaskan bahwa seluruh adegan diperagakan sesuai hasil penyidikan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka dengan fakta di lapangan.

“Untuk sekarang ini ada sebelas adegan yang sudah kita laksanakan bersama Kejaksaan, Babinsa, Kepala Desa beserta perangkat desa dan disaksikan oleh masyarakat sekitar,” ujar Kasatreskrim.

Berdasarkan hasil penyidikan, motif pelaku melakukan pembunuhan diduga karena sakit hati akibat perselisihan yang melibatkan keluarga pelaku dengan korban.

Rasa dendam tersebut kemudian mendorong pelaku merencanakan penembakan terhadap korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mengatur tindak pidana pembunuhan serta Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana.

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun hingga pidana penjara seumur hidup.

Dalam rekonstruksi terlihat tersangka memulai aksinya dengan memarkir sepeda motor tidak jauh dari rumah korban sebelum berjalan kaki menuju lokasi sambil membawa senapan angin.

Saat kondisi malam hari, cuaca hujan dan suasana gelap, tersangka mengambil posisi di belakang kandang burung milik korban. Laras senapan disandarkan di antara batang pohon mangga sebagai penyangga sebelum membidik korban yang baru keluar dari pintu rumah.

Satu kali tembakan dilepaskan dan mengenai tangan korban hingga peluru menembus dada. Korban langsung tersungkur di lantai dapur, sementara istri dan anak korban yang berada di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan serta meminta bantuan kepada warga. Di saat yang sama, pelaku melarikan diri setelah terlebih dahulu menyembunyikan senapan anginnya di semak-semak sebelum menuju sepeda motornya.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh Unit Resmob Elang Tokala Satreskrim Polres Morowali Utara di tempat persembunyiannya di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 23 Juni 2026. Penangkapan tersebut mengakhiri pelarian pelaku dan membawa kasus ini ke tahap proses hukum berikutnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Situasi Nunu dan Anoa Kembali Kondusif, Polisi Pastikan Proses Hukum Kasus Penganiayaan Satpam Tetap Berjalan
Dua Tersangka Kasus Penganiayaan Diserahkan Polsek Lore Selatan ke Jaksa
Polsek Pamona Utara Limpahkan Tersangka Dugaan Percabulan ke Kejaksaan, Berkas Perkara P-21
Gandeng FKUB, Kesbangpol Donggala Perkuat Moderasi Beragama di Sirenja
Residivis Pencurian Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Resmob Polresta Banggai Amankan Sisa Uang Curian
Kapolresta Banggai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Silaturahmi ke Kejari Banggai
Utusan Presiden Seychelles Kunjungi Berau, Pemkab Perkuat Kerja Sama Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Biru
Kapolresta Banggai Perkuat Sinergitas dengan FKUB dan Lembaga Adat untuk Jaga Kamtibmas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:50 WIB

Situasi Nunu dan Anoa Kembali Kondusif, Polisi Pastikan Proses Hukum Kasus Penganiayaan Satpam Tetap Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berencana di Desa Era Peragakan 11 Adegan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:09 WIB

Dua Tersangka Kasus Penganiayaan Diserahkan Polsek Lore Selatan ke Jaksa

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:06 WIB

Polsek Pamona Utara Limpahkan Tersangka Dugaan Percabulan ke Kejaksaan, Berkas Perkara P-21

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gandeng FKUB, Kesbangpol Donggala Perkuat Moderasi Beragama di Sirenja

Berita Terbaru