Polres Poso Dukung Ketahanan Pangan melalui Panen Raya Kembang Kol di Desa Wuasa

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Poso – Kepolisian Resor (Polres) Poso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi bersama masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen raya komoditas sayuran jenis kembang kol di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Selasa (12/5/2026).

Panen raya yang berlangsung di lahan perkebunan seluas kurang lebih satu hektare itu merupakan bagian dari implementasi Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WITA dan dihadiri langsung oleh Kabag SDM Polres Poso AKP Muliadi, S.H. Turut mendampingi Kapolsek Lore Utara Iptu Jefri Hendrik Tania, A.Md.Kep., S.K.M., M.H., Ps. Paur Subbag Watpers Iptu Selviana D. Sair, Ps. Kasubbag Dalpers Ipda Yanto Walisa, S.H.ASN, personel Polsek Lore Utara, serta Kelompok Tani Wanita Desa Wuasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, AKP Muliadi menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Menurutnya, Program P2B difokuskan pada penyediaan pangan bergizi guna mendukung kebutuhan gizi keluarga serta membantu pencegahan stunting. Sementara itu, Program P2L diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui budidaya tanaman, peternakan, perikanan, hingga pengelolaan hasil panen.

AKP Muliadi juga menilai potensi kelompok tani wanita di wilayah Lembah Napu sangat besar dan perlu terus diberdayakan melalui pendampingan berkelanjutan oleh Bhabinkamtibmas.

Ia menyebut, optimalisasi lahan pekarangan dapat menjadi solusi untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi sumber penghasilan sekaligus penyedia pangan sehat bagi keluarga.

Sementara itu, Kapolsek Lore Utara Iptu Jefri Hendrik Tania mengatakan keberhasilan panen kembang kol tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kepolisian dan kelompok tani mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menambahkan, Polsek Lore Utara bersama Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat mulai dari penyediaan bibit, proses perawatan tanaman, hingga membantu akses pemasaran hasil panen agar memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Kegiatan panen raya berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban hingga selesai sekitar pukul 10.00 WITA. Hasil panen nantinya akan dipasarkan guna membantu meningkatkan pendapatan Kelompok Tani Wanita Desa Wuasa.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Poso berharap model ketahanan pangan berbasis komunitas yang melibatkan aparat kepolisian dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri pangan.

Program kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Selain meningkatkan ketahanan pangan, kegiatan seperti ini dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat desa dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola lahan pertanian secara mandiri dan modern.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk memanfaatkan potensi pertanian lokal sebagai sumber ekonomi keluarga.

Keberhasilan panen kembang kol di Desa Wuasa menjadi salah satu contoh nyata sinergi positif antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pangan di Kabupaten Poso.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Graha Indah
Lima Toko Mebel di Jalan Trans Sulawesi Palu Ludes Dilalap Api, Penyebab Masih Diselidiki
Diduga Tambang Batu Belum Berizin Pasok Material Proyek Jalan Nasional di Morowali Utara, LAKI 45 Desak ESDM Bertindak
Dua Warga Desa Lape Ditangkap, Satresnarkoba Polres Poso Sita Sabu 3,06 Gram
Penjelasan Dana Bagi Hasil (DBH) Reguler dan DBH Kurang Bayar/Kurang Salur
Jalan Utama Menuju Kota Luwuk Kembali Normal Usai Pohon Tumbang Dievakuasi
Tiga Terduga Pelaku Bom Ikan Diamankan Satpolairud Polres Tojo Una-Una di Perairan Pautu
Polres Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Dukung Program ANANDA BERSINAR Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:53 WIB

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Graha Indah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:24 WIB

Lima Toko Mebel di Jalan Trans Sulawesi Palu Ludes Dilalap Api, Penyebab Masih Diselidiki

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:02 WIB

Diduga Tambang Batu Belum Berizin Pasok Material Proyek Jalan Nasional di Morowali Utara, LAKI 45 Desak ESDM Bertindak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dua Warga Desa Lape Ditangkap, Satresnarkoba Polres Poso Sita Sabu 3,06 Gram

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:07 WIB

Penjelasan Dana Bagi Hasil (DBH) Reguler dan DBH Kurang Bayar/Kurang Salur

Berita Terbaru