
Tadulakonews.com – Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali melakukan penindakan terhadap jaringan terorisme di Sulawesi Tengah.
Sebanyak delapan orang terduga teroris berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan di dua wilayah berbeda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penangkapan ini menyasar individu yang diduga merupakan bagian dari sel tidur kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.
Operasi dilakukan di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso.
Di Parigi Moutong, salah satu penangkapan berlangsung di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu.
Penangkapan tersebut terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 01.30 WITA.
Dalam proses penangkapan, terduga pelaku diamankan tanpa melakukan perlawanan.
Selain di Parigi Moutong, aparat juga melakukan penindakan serupa di wilayah Kabupaten Poso.
Dari total delapan orang yang ditangkap, masing-masing empat orang diamankan di Parigi Moutong dan empat lainnya di Poso.
Usai penangkapan di Tomoli Utara, petugas langsung melakukan penggeledahan di rumah terduga.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti.
Barang bukti tersebut meliputi enam bilah parang, telepon genggam, dan kartu ATM.
Kepala Dusun I Desa Tomoli Utara, Jufri Haruji, menyampaikan bahwa warga yang diamankan dikenal beraktivitas normal sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa yang bersangkutan bekerja sebagai penjual buah dan tidak menimbulkan kecurigaan di lingkungan sekitar.
Penangkapan ini pun mengejutkan warga karena tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.
Saat ini, seluruh terduga telah dibawa oleh Densus 88 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara aparat masih mengembangkan kasus guna menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

