Sulteng Menuju Raja Durian Dunia, Pemprov Perkuat Hilirisasi Ekspor Bersama Barantin

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menerima kunjungan kerja dan audiensi Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si., di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (26/05/2026).

Kunjungan tersebut dinilai penting dan strategis dalam memperkuat sektor komoditas unggulan daerah guna mendukung hilirisasi ekspor serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil durian terbesar di Indonesia dengan potensi besar menembus pasar internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sulawesi Tengah menuju Raja Durian Dunia,” tegas gubernur.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini terus menggenjot ekspor berbagai komoditas unggulan sebagai salah satu strategi menjaga pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah tetap berada di atas rata-rata nasional.

Ia menyampaikan bahwa selain sektor pengolahan industri, ekspor komoditas pertanian dan perkebunan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong ekspor kelapa bulat dan durian. Peran Badan Karantina menjadi sangat penting dan strategis untuk mendukung kelancaran program ekspor yang sedang kami lakukan,” ujarnya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menjalin komunikasi dan kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Hainan, Tiongkok, di bidang pertanian, perikanan, kesehatan, peternakan, hingga perdagangan ekspor.

Menurutnya, pasar Tiongkok, khususnya Hainan, memiliki ketertarikan besar terhadap komoditas kelapa dan durian asal Sulawesi Tengah.

Selain itu, ia menginformasikan bahwa pada 10 Juli 2026 mendatang direncanakan pembukaan penerbangan langsung Guangzhou–Palu melalui Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri sebagai upaya memperkuat konektivitas perdagangan internasional.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa Barantin kini mengusung paradigma baru, dari sekadar “penjaga pintu” menjadi akselerator ekonomi nasional.

Menurutnya, Badan Karantina Indonesia tidak hanya menjalankan fungsi perlindungan sumber daya hayati, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengendalian keamanan dan mutu pangan guna mendukung akses pasar global.

“Barantin ingin mendorong percepatan ekspor-impor perdagangan melalui penerapan standar dan protokol karantina yang harus dipenuhi untuk menembus pasar internasional,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar karantina dan SOP ekspor guna menjaga kualitas komoditas unggulan Sulawesi Tengah agar mampu bersaing di pasar global.

“Kualitas durian dan kelapa Sulawesi Tengah menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar Tiongkok. Jika standar karantina dijaga dengan baik, komoditas kita tidak hanya mampu menembus pasar Asia, tetapi juga Eropa,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, sejak Januari hingga 12 April 2026, Sulawesi Tengah berhasil mengekspor 151 kontainer durian beku ke Tiongkok dengan total volume mencapai 4.077 ton senilai Rp377,5 miliar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pawai Takbir Idul Adha 1447 H di Toribulu Berlangsung Semarak dan Kondusif
Kasus Penganiayaan di Maahas Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Tim Patroli Lalong Polsek Luwuk Gerak Cepat Tindak Keributan di Rumah Kos
Satreskrim Polres Banggai Gelar Sosialisasi KUHP dan Koordinasi Pengawasan PPNS
Polres Poso Ungkap Pencurian Gelang Emas Milik Lansia, Empat Tersangka Diamankan
Satreskrim Polres Poso Limpahkan Tersangka Kasus Penganiayaan ke Kejari Poso
Polisi dan Warga Selesaikan Kasus Vandalisme Remaja di Kasintuwu Melalui Mediasi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Resto Pakang Bech, Polisi Peragakan 17 Adegan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:18 WIB

Pawai Takbir Idul Adha 1447 H di Toribulu Berlangsung Semarak dan Kondusif

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:01 WIB

Kasus Penganiayaan di Maahas Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:57 WIB

Tim Patroli Lalong Polsek Luwuk Gerak Cepat Tindak Keributan di Rumah Kos

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:52 WIB

Satreskrim Polres Banggai Gelar Sosialisasi KUHP dan Koordinasi Pengawasan PPNS

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:21 WIB

Polres Poso Ungkap Pencurian Gelang Emas Milik Lansia, Empat Tersangka Diamankan

Berita Terbaru