
Tadulakonews.com – POSO – Kepolisian Sektor (Polsek) Poso Pesisir Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi online melalui kegiatan edukasi kepada kalangan pelajar.
Sosialisasi tersebut diberikan kepada siswa-siswi baru SMA Negeri 1 Poso Pesisir Selatan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berlangsung di Gedung Laboratorium SMA Negeri 1 Poso Pesisir Selatan, Kamis (9/7/2026), mulai pukul 09.40 WITA.
Kapolsek Poso Pesisir Selatan, Iptu Haerudin, S.H., M.A.P., diwakili Kanit Reskrim Aiptu Saharudin, S.H., yang hadir sebagai narasumber.
Turut hadir guru bidang kesiswaan, dewan guru, serta 73 siswa-siswi baru yang mengikuti rangkaian kegiatan MPLS.
Dalam penyampaiannya, Aiptu Saharudin menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online merupakan ancaman serius yang kini semakin meluas dan dapat menyasar siapa saja, termasuk kalangan pelajar.
Ia menjelaskan berbagai jenis narkoba, modus yang digunakan pelaku dalam menjalankan praktik judi online, hingga dampak sosial serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan bagi pelaku maupun korbannya.
“Siapa lagi yang akan menjaga bangsa ini dari kehancuran kalau bukan kita semua, termasuk para siswa dan siswi yang saat ini sedang menimba ilmu di bangku sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, banyak kasus penyalahgunaan narkoba maupun keterlibatan dalam judi online berawal dari rasa ingin mencoba dan pengaruh lingkungan pergaulan.
Karena itu, para pelajar diminta lebih bijak dalam memilih teman serta menjauhi segala bentuk pergaulan yang dapat merugikan masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak menanamkan komitmen untuk berani mengatakan “STOP NARKOBA DAN JUDI ONLINE” sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab bersama para siswa dan berakhir pada pukul 10.45 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Poso Pesisir Selatan, Iptu Haerudin, mengatakan penyuluhan pada masa MPLS merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran hukum sekaligus memperkuat karakter generasi muda sejak dini.
Ia menegaskan, peredaran narkoba dan judi online merupakan ancaman nyata yang tidak pandang bulu. Melalui momentum MPLS, pihaknya ingin menanamkan kesadaran hukum serta kepedulian sosial kepada para pelajar agar mampu menjadi generasi yang berprestasi dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah tergoda oleh rasa ingin tahu yang dapat berujung pada penyesalan. Menurutnya, banyak korban kehilangan masa depan karena berawal dari coba-coba dan salah memilih lingkungan pergaulan. Karena itu, seluruh siswa diajak fokus belajar, memilih teman yang membawa pengaruh positif, serta berani mengatakan tidak terhadap narkoba maupun judi online.
Melalui kegiatan ini, Polsek Poso Pesisir Selatan berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua terus diperkuat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba, judi online, dan berbagai bentuk kenakalan remaja.

