Polsek Pamona Selatan Mulai Bangun Gereja Oikumene untuk Perkuat Pembinaan Mental Personel

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Pamona Selatan memulai pembangunan Gereja Oikumene di lingkungan Markas Komando (Mako) Polsek Pamona Selatan, Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, melalui prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026).

Pembangunan rumah ibadah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual anggota Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Poso Ny. Ivi Londar. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Poso Samuel Munda, S.E., Anggota DPRD H. Masyudi, Plt. Camat Pamona Tenggara Marniaty Maladjadji, S.H., M.P.W.K., Kasat Lantas Polres Poso AKP I Made Bagus Melyandika, S.T.K., S.I.K., M.A., para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Kapolsek Pamona Selatan Iptu Oktavianus Batara, S.H., mengatakan pembangunan Gereja Oikumene berawal dari kegiatan pembinaan mental (Bintal) Nasrani yang selama ini dilaksanakan di Gedung Bhayangkari.

Menurutnya, dari kegiatan tersebut muncul keinginan anggota Polsek Pamona Selatan yang beragama Nasrani untuk memiliki tempat ibadah yang lebih representatif di lingkungan Mako Polsek.

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini kita dapat mewujudkan rencana yang telah lama kami gagas. Semoga pembangunan Gereja Oikumene ini menjadi sarana untuk memperkuat iman, kebersamaan, serta mendukung pelaksanaan tugas anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Iptu Oktavianus Batara.

Ia menjelaskan, gereja akan dibangun di atas lahan berukuran 9 x 12 meter dengan estimasi anggaran sekitar Rp200 juta.

Selain difungsikan sebagai tempat ibadah bagi anggota Polri, bangunan tersebut juga dirancang sebagai gedung pertemuan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kepolisian maupun kegiatan bersama masyarakat.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh sembilan tokoh yang hadir, di antaranya Kapolres Poso, Ketua DPRD Kabupaten Poso, Ketua Majelis Klasis Pamona Selatan Pdt. M.A. Ganta, S.Th., Pastor Alosius Wazi, Pr., Pdt. GPDI Pendolo Pdt. Lian Taiso, serta perwakilan PT SJA 2.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Klasis Pamona Selatan Pdt. M.A. Ganta sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar proses pembangunan berjalan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar memberikan apresiasi atas inisiatif Polsek Pamona Selatan membangun rumah ibadah di lingkungan kantor.

Menurut Kapolres, keberadaan tempat ibadah merupakan bagian penting dalam membentuk karakter, integritas, dan spiritualitas personel Polri sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.

“Rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat untuk meningkatkan kualitas keimanan anggota, tetapi juga menjadi simbol pembinaan mental yang akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap gedung ini nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pertemuan dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ungkap Kapolres.

Di akhir kegiatan, Kapolsek Pamona Selatan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan agar proses pembangunan Gereja Oikumene dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai.

Ia berharap gereja yang dibangun di lingkungan Mako Polsek Pamona Selatan nantinya tidak hanya menjadi pusat kegiatan rohani bagi anggota, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan, meningkatkan pembinaan mental, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 undangan tersebut berlangsung dengan khidmat dan berakhir pada pukul 11.45 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dharmanomics International Seminar 2026: Dari Gagasan Ekonomi Berbasis Dharma Menuju Kerja Sama Internasional
Karyawan Restoran Meninggal Terjepit Lift Barang di Palu
Sat Samapta Polres Buol Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Binuang
Polsek Pamona Selatan Bersama TNI dan Damkar Intensifkan Patroli Cegah Karhutla
Polsek Pamona Timur Tegas Tangani Dugaan Pencabulan Anak, Tersangka Diserahkan ke Rutan Mapolres Poso
Polsek Poso Pesisir Selatan Padamkan Sebagian Besar Karhutla di Desa Sangginora
Pemkab Buol Berhasil Dapatkan Alokasi Dana IJD Rp21,8 Miliar untuk Peningkatan Jalan
Gubernur Anwar Hafid Perjuangkan Kepastian Status PPPK Tenaga Kesehatan ke Pemerintah Pusat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:57 WIB

Dharmanomics International Seminar 2026: Dari Gagasan Ekonomi Berbasis Dharma Menuju Kerja Sama Internasional

Sabtu, 5 September 2026 - 17:56 WIB

Karyawan Restoran Meninggal Terjepit Lift Barang di Palu

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Sat Samapta Polres Buol Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Binuang

Sabtu, 5 September 2026 - 12:57 WIB

Polsek Pamona Selatan Bersama TNI dan Damkar Intensifkan Patroli Cegah Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:38 WIB

Polsek Pamona Timur Tegas Tangani Dugaan Pencabulan Anak, Tersangka Diserahkan ke Rutan Mapolres Poso

Berita Terbaru

Daerah

Karyawan Restoran Meninggal Terjepit Lift Barang di Palu

Sabtu, 5 Sep 2026 - 17:56 WIB