Petani di Buol Tewas Ditusuk Saat Pergoki Pencuri, Putrinya Ikut Jadi Korban

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Buol – Aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, pada Selasa (7/7/2026) dini hari, berakhir tragis. Seorang petani bernama Umar T. Pikona (55) meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian di kios miliknya.

Dalam peristiwa yang sama, putri korban yang berusia 15 tahun, Siska, turut menjadi korban penusukan saat berusaha melihat kondisi ayahnya yang sedang diserang. Remaja tersebut mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 01.30 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Umar terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari arah kios yang berada di rumahnya.

Saat melakukan pengecekan, korban mendapati dua pria tak dikenal berada di dalam kios. Umar kemudian berusaha menghadapi kedua pelaku hingga terjadi perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut, salah seorang pelaku menghunus senjata tajam jenis pisau dan menyerang korban. Umar mengalami luka tusuk yang cukup parah hingga kehilangan banyak darah.

Akibat luka yang dideritanya, Umar meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.

Beberapa saat kemudian, Siska terbangun setelah mendengar suara keributan dari luar kamar. Saat keluar, ia melihat ayahnya sedang diserang oleh kedua pelaku.

Keberadaan Siska diketahui para pelaku. Salah seorang pelaku kemudian menusuk dada kiri korban sebelum keduanya melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Meski mengalami luka, Siska masih mampu membuka pintu depan rumah dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang datang membantu kemudian mengevakuasi Siska ke RSUD Mokoyurli Buol sekitar pukul 03.00 WITA. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka tusuk yang memerlukan tiga jahitan.

Sementara itu, jenazah Umar T. Pikona dibawa ke RSUD Mokoyurli Buol dan tiba sekitar pukul 04.48 WITA untuk penanganan lebih lanjut di ruang jenazah.

Kasat Reskrim Polres Buol, AKP Jordan Randy Zethdan Pellokila, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas kedua pelaku yang diduga melakukan pencurian dengan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua pelaku diduga telah mempersiapkan aksinya dengan menutupi identitas menggunakan sebo serta membawa senjata tajam. Polisi menduga motif utama pelaku adalah pencurian yang berubah menjadi aksi kekerasan setelah dipergoki pemilik kios.

Polres Buol menegaskan akan mengusut tuntas kasus tersebut dan terus melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku. Masyarakat diimbau tetap tenang serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Buol masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kedua pelaku. Situasi keamanan di Desa Suraya, Kecamatan Momunu, dilaporkan tetap kondusif, sementara aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan langkah-langkah pengamanan dan pendampingan kepada keluarga korban.

Buol 7 juli 2026

Dikeluarkan oleh sihumas polres buol

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turnamen Padel Hari Bhayangkara ke-80 Berlangsung Meriah, Polda Sulteng Serahkan Piala kepada Para Juara
Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dasar Laut Pelabuhan Luwuk, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Diduga Gunakan Sianida Tanpa Izin, Aktivitas Pengolahan Emas di Sukajaya Bogor Disorot
Polres Tojo Una Una Gelar Apel Konsolidasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat Touna Tolak LGBT
Polres Tojo Una Una Intensifkan Pengamanan Ibadah Minggu, Situasi Kamtibmas Kondusif
Polres Poso Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres Parigi Moutong Edukasi Pelajar SMP IT Ittihaadul Ummah Cegah Narkoba dan Kenakalan Remaja
Turnamen Padel Hari Bhayangkara ke-80 Resmi Dibuka, Polda Sulteng Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:22 WIB

Turnamen Padel Hari Bhayangkara ke-80 Berlangsung Meriah, Polda Sulteng Serahkan Piala kepada Para Juara

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:52 WIB

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dasar Laut Pelabuhan Luwuk, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:23 WIB

Diduga Gunakan Sianida Tanpa Izin, Aktivitas Pengolahan Emas di Sukajaya Bogor Disorot

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:42 WIB

Polres Tojo Una Una Gelar Apel Konsolidasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat Touna Tolak LGBT

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:39 WIB

Polres Tojo Una Una Intensifkan Pengamanan Ibadah Minggu, Situasi Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru