Pemkab Berau Perkuat Perlindungan Anak Sekolah dari Kekerasan, Pernikahan Dini, dan Ancaman Narkoba

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

Tadulakonews.com – BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat upaya perlindungan terhadap anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah, dari berbagai ancaman seperti kekerasan seksual, anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), perkawinan usia anak, hingga eksploitasi oleh jaringan narkoba.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), dan Perkawinan Anak yang digelar di Ruang Sangalaki, Sekretariat Kabupaten Berau, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini diikuti para perwakilan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi se-Kabupaten Berau. Kehadiran para pendidik dinilai sangat penting karena mereka berinteraksi langsung dengan anak-anak setiap hari di lingkungan sekolah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Berau, Mustakim Suharjana, mengatakan tren kasus kekerasan terhadap anak menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun dan sebagian besar korbannya merupakan anak usia sekolah.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Penanganan persoalan perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan memerlukan kerja sama yang kuat dari berbagai pihak.

Mustakim menegaskan sinergi harus melibatkan tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, dunia usaha, media massa, hingga masyarakat luas agar upaya perlindungan anak dapat berjalan secara maksimal.

Ia juga menekankan pentingnya keberanian masyarakat untuk melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan terhadap anak. Peran aktif warga dinilai menjadi salah satu kunci dalam memutus rantai kekerasan yang selama ini masih banyak tersembunyi.

Menurutnya, masih terdapat orang tua atau keluarga yang memilih tidak melapor karena pelaku merupakan orang terdekat atau masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan korban.

“Saya mengajak seluruh masyarakat tidak menutup mata apabila mengetahui adanya kekerasan terhadap anak. Mari kita berani melapor, memberikan pendampingan, dan memastikan setiap anak memperoleh perlindungan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Mustakim.

Ia menambahkan, keterbukaan keluarga dalam mengungkap kasus kekerasan sangat penting agar korban memperoleh pendampingan yang tepat sekaligus memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk menindak pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain membahas kekerasan terhadap anak, kegiatan tersebut juga menyoroti dampak buruk perkawinan usia dini yang dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan yang berlangsung secara turun-temurun.

Mustakim juga mengungkap fenomena yang semakin mengkhawatirkan, yakni keterlibatan anak di bawah umur dalam jaringan peredaran narkoba sebagai kurir maupun pengedar.

Ia menjelaskan, para bandar narkoba sengaja memanfaatkan anak-anak karena menganggap proses hukum terhadap pelaku anak berbeda dengan pelaku dewasa. Kondisi tersebut dimanfaatkan demi memperoleh keuntungan dengan menyasar anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu melalui iming-iming materi.

Karena itu, ia mengingatkan para orang tua, guru, dan masyarakat agar memberikan perhatian lebih kepada anak-anak sehingga tidak mudah terpengaruh bujuk rayu orang yang baru dikenal maupun ajakan untuk terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.

Di akhir sambutannya, Mustakim berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi mampu melahirkan komitmen bersama dan langkah nyata dalam mewujudkan Kabupaten Berau sebagai daerah yang aman, nyaman, ramah, serta benar-benar layak bagi setiap anak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PNM Cabang Palu Gelar PKU Akbar di Tolitoli, Dorong UMKM Cakap Digital Sekaligus Serahkan Reward Wisata Religi Umrah kepada Nasabah
Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat Polda Sulteng, Wakapolda dan Kapolres Parimo Berganti
Gubernur Sulteng Imbau Warga Gunakan Masker Imbas Kabut Asap, Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah
Revitalisasi SMP Negeri 2 Sindue Tobata Capai 70 Persen, Hadirkan Harapan Baru bagi Dunia Pendidikan
Perselisihan Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Terluka
Kapolri Ajak Jamaah Sholat Jumat Jaga Kerendahan Hati dan Hindari Kesombongan
SOMASI DAN PERINGATAN HUKUM TERAKHIR ATAS DUGAAN FITNAH, PENCEMARAN NAMA BAIK, PENYEBARAN INFORMASI PALSU, DAN PEMERASAN
KEBERATAN ATAS DUGAAN WANPRESTASI, TUDUHAN TANPA DASAR, DAN INDIKASI MOTIF KEPENTINGAN PRIBADI
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:51 WIB

PNM Cabang Palu Gelar PKU Akbar di Tolitoli, Dorong UMKM Cakap Digital Sekaligus Serahkan Reward Wisata Religi Umrah kepada Nasabah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat Polda Sulteng, Wakapolda dan Kapolres Parimo Berganti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Gubernur Sulteng Imbau Warga Gunakan Masker Imbas Kabut Asap, Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Revitalisasi SMP Negeri 2 Sindue Tobata Capai 70 Persen, Hadirkan Harapan Baru bagi Dunia Pendidikan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Perselisihan Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Terluka

Berita Terbaru