Tadulakonews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, sejak Minggu malam hingga Senin dini hari menyebabkan terjadinya tanah longsor dan pohon tumbang di ruas jalan penghubung Desa Bariri menuju Desa Torire, Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.
Akibat peristiwa tersebut, akses jalan sempat tertutup total oleh material longsor dan batang pohon yang melintang di badan jalan. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas untuk sementara waktu.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Lore Tengah Ipda Rinald Alexandro Herlambang bersama personel Polsek Lore Tengah dan unsur Pemerintah Kecamatan Lore Tengah langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di lokasi, petugas gabungan bersama warga setempat segera melakukan penanganan awal dengan membersihkan material longsor dan mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi badan jalan.
Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya seperti sekop, cangkul, parang, serta gergaji mesin atau chainsaw.
Personel kepolisian bersama masyarakat bahu membahu membuka kembali akses jalan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Kerja sama antara aparat, pemerintah kecamatan, dan masyarakat berlangsung dengan lancar meski kondisi cuaca masih mendung dan tanah di sekitar lokasi longsor masih labil.
Berkat semangat gotong royong seluruh pihak, akses jalan penghubung Bariri–Torire akhirnya berhasil dibuka kembali pada siang hari.
Saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintasi jalur tersebut dengan aman meski tetap diminta berhati-hati.
Kapolsek Lore Tengah Ipda Rinald Alexandro Herlambang menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut membantu proses pembersihan material longsor di lokasi kejadian.
Ia mengatakan keberhasilan membuka kembali akses jalan tidak lepas dari kerja sama semua pihak yang bergerak cepat menangani dampak bencana tersebut.
Meski jalur sudah kembali normal, masyarakat dan pengguna jalan tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah rawan longsor.
Menurutnya, curah hujan yang masih tinggi berpotensi menyebabkan tanah kembali bergerak maupun memicu pohon tumbang di sejumlah titik rawan.
Pihak Polsek Lore Tengah juga terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi jalur penghubung antar desa di wilayah Lore Tengah.
Selain itu, para Bhabinkamtibmas telah diinstruksikan aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana alam.
Hingga berita ini diterbitkan, arus lalu lintas di jalur Bariri–Torire terpantau kembali normal dengan pengawasan personel Polsek Lore Tengah.


