POSO – Tadulakonews.com – Dalam rangka memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, Kapolsek Poso Pesisir Selatan (PPS), IPTU Haerudin, S.H., M.A.P., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Jemaat GPID Sion, Desa Betelamba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Betelamba, Aipda Suharno, Pendeta Jemaat GPID Sion, Pdt. Ronal Tundila, S.Th., serta sekitar 50 orang jemaat yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Program Minggu Kasih ini menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Poso Pesisir Selatan menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada seluruh jemaat yang hadir.
IPTU Haerudin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara situasi keamanan agar tetap aman, tertib, dan kondusif, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian, serta saling mengingatkan terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain menyampaikan pesan kamtibmas, Kapolsek juga memberikan edukasi mengenai bahaya bullying atau perundungan yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat maupun di sekolah.
Menurutnya, perundungan merupakan persoalan sosial yang perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis, kepercayaan diri, dan perkembangan anak-anak maupun remaja.
Oleh karena itu, ia mengajak para orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah tindakan perundungan sejak dini serta menanamkan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan saling menghargai.
Kapolsek juga mengingatkan agar kekerasan, baik secara verbal maupun fisik, tidak dianggap sebagai hal yang biasa dalam pergaulan sehari-hari. Setiap indikasi perundungan perlu disikapi dengan bijaksana melalui teguran, pendampingan, dan pembinaan yang tepat.
Dalam kegiatan tersebut, IPTU Haerudin turut membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun informasi terkait potensi gangguan keamanan di wilayah mereka.
Ia mengimbau jemaat agar tidak ragu menghubungi Bhabinkamtibmas setempat apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau mengetahui adanya permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Kapolsek Poso Pesisir Selatan, IPTU Haerudin, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan secara langsung kepada masyarakat dalam suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Ronal Tundila dan seluruh jemaat GPID Sion Betelamba yang telah menerima kehadiran jajaran kepolisian dengan baik serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, IPTU Haerudin menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.
Terkait pencegahan bullying, ia kembali mengajak para orang tua dan guru untuk lebih peka terhadap perilaku anak-anak serta membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda. Polsek Poso Pesisir Selatan juga siap berkoordinasi dengan pihak sekolah dan keluarga apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.
Kegiatan Minggu Kasih di Gereja Jemaat GPID Sion Betelamba berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Para jemaat menyambut positif kehadiran Kapolsek beserta personel dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mempererat persaudaraan, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Poso.





