Tadulakonews.com – Palu, 19 Juni 2026 – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., menggelar Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diikuti personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Unit Reskrim jajaran Polresta Palu.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Polresta Palu pada Jumat (19/6/2026) tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polresta Palu. Lomba ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Pelaksanaan lomba bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, profesionalisme, serta kesiapsiagaan personel Reskrim dalam melaksanakan tugas penyelidikan dan penyidikan di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan mampu mengasah keterampilan dalam menangani tempat kejadian perkara secara cepat, tepat, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Dalam sambutannya, Kapolresta Palu menyampaikan bahwa olah TKP merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses pengungkapan tindak pidana.
Menurutnya, ketelitian petugas dalam mengamankan lokasi kejadian, menemukan dan mengumpulkan barang bukti, serta mendokumentasikan setiap temuan akan sangat menentukan keberhasilan proses penyidikan selanjutnya.
Ia menegaskan bahwa kemampuan olah TKP yang baik menjadi fondasi utama dalam membangun konstruksi hukum suatu perkara. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi personel harus terus dilakukan melalui berbagai metode pelatihan yang efektif.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui lomba yang bersifat edukatif dan kompetitif seperti yang dilaksanakan saat ini. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi kemampuan personel di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan personel Reskrim dalam menangani TKP secara profesional. Ketepatan dalam mengambil langkah awal di lokasi kejadian sangat menentukan keberhasilan pengungkapan perkara,” ujar Kapolresta Palu.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat kerja sama tim dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam perlombaan itu, setiap tim diberikan skenario kasus yang harus ditangani layaknya situasi nyata di lapangan. Para peserta dituntut untuk melakukan pengamanan TKP hingga penyusunan laporan awal hasil olah TKP.
Tahapan yang dilakukan meliputi identifikasi saksi, pencarian dan pengumpulan barang bukti, dokumentasi lokasi kejadian, serta analisis awal terhadap peristiwa yang disimulasikan.
Seluruh proses menjadi objek penilaian dewan juri yang terdiri dari personel berpengalaman di bidang reserse dan identifikasi. Penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap kemampuan teknis maupun penerapan prosedur.
Selain aspek teknis, lomba ini juga menguji kemampuan peserta dalam melakukan analisis awal terhadap suatu peristiwa pidana, koordinasi antaranggota tim, serta ketepatan dalam menerapkan prosedur penanganan TKP.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Masing-masing tim menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan setiap tahapan olah TKP, sementara kehadiran Kapolresta Palu bersama para pejabat utama menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.
Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismailboby, S.H., M.H., menegaskan bahwa melalui lomba olah TKP ini, Polresta Palu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap kemampuan yang diperoleh dan diasah dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polresta Palu.


