Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Aceh, Ratusan Warga Mengungsi dan Jembatan Putus

- Penulis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

ACEH – Tadulakonews.com – Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dilanda bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Bencana tersebut menyebabkan permukiman warga terendam, akses transportasi terputus, hingga memaksa puluhan keluarga mengungsi.

Di Kabupaten Aceh Selatan, banjir melanda Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah. Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 50 sentimeter, sehingga sejumlah rumah warga terdampak.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, sebanyak 112 jiwa dari Gampong Cot Bayu dan Gampong Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, terpaksa mengungsi akibat banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, mengatakan pihaknya telah meninjau sejumlah titik banjir serta mempelajari laporan yang diterima sebelum menetapkan status tanggap darurat banjir.

“Kami meninjau beberapa titik banjir di Kecamatan Trumon Tengah serta membaca semua laporan, sehingga kami tetapkan status tanggap darurat banjir,” kata Mirwan kepada wartawan di Aceh Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Status tanggap darurat tersebut ditetapkan selama 14 hari. Mirwan juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah dan satuan tugas penanggulangan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan banjir susulan.

“Saya sudah menginstruksikan seluruh jajaran dan satuan tugas penanggulangan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” imbuhnya.

Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Aceh Tenggara. Bencana tersebut menyebabkan jembatan di Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, putus total akibat derasnya terjangan banjir.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat jembatan tersebut mengalami kerusakan hingga tidak dapat lagi dilalui.

“Pagi ini, Sabtu, 31 Oktober 2026, jembatan di Desa Mbarung putus karena terjangan banjir dan luapan dari Sungai Lawe Atas,” tulis akun Threads @zumaahmd dalam unggahannya.

Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di kawasan Aceh Tenggara. Humas Polres Karo melaporkan longsoran menutup Jalan Nasional Kabanjahe–Aceh Tenggara pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Longsor tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Laubaleng. Material tanah menutupi badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.

“Material longsor menutupi badan jalan, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat dilalui kendaraan,” ungkap pihak Polres Karo, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Sebelumnya, Kabupaten Gayo Lues juga dilanda banjir dan angin puting beliung pada 28 Oktober 2026. Hujan deras menyebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Dedep tidak mampu menampung debit air hingga akhirnya meluap dan menggenangi permukiman warga.

Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, terlihat air berwarna cokelat keruh dengan arus cukup deras membanjiri kawasan permukiman.

“Mohon doanya, Gayo Lues, Aceh tepatnya di Kampung Badak kembali banjir,” tulis akun Threads @whikiddd pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Unggahan tersebut juga menggambarkan kekhawatiran warga karena banjir kembali terjadi ketika masyarakat belum sepenuhnya pulih dari bencana sebelumnya.

“Semoga air segera surut. Allah lindungi semua warga di sana. Ya Allah hati enggak tenang karena jaraknya dekat banget sama rumahku. Belum pulih dari tahun kemarin sudah diterjang banjir lagi,” tulisnya.

Rangkaian bencana banjir dan longsor di sejumlah kabupaten tersebut menjadi perhatian serius, terutama karena berdampak langsung terhadap keselamatan warga, permukiman, serta akses transportasi. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat maupun pemerintah daerah diperlukan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan di tengah kondisi cuaca yang masih berisiko.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Poso dan Brimob Gelar Persembahyangan Bersama Peringati Hari Raya Saraswati, Perkuat Toleransi Melalui Program Minggu Kasih
Mahfud MD Desak KPU dan Ditjen Dikdasmen Diperiksa Usai MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran
Motor Terendam Banjir? Jangan Langsung Dinyalakan, Ini 5 Langkah Penanganannya
Tembok Pembatas dan Gubuk Belakang Rumah Diduga Jadi Tempat Tersangka Sembunyikan Pembunuhan Dua Korban di Madiun
Longsor Terjang Permukiman di Desa Mlaya Banjarnegara, Rumah dan Motor Warga Terdampak
Kirmir Jebol di Cihampelas Atas Bandung, Sejumlah Rumah Warga Terendam Luapan Air
Menkes Tanggapi Polemik Stevia Beeru yang Diduga Mengandung Pemanis Buatan
TNI AD Tetapkan Letda AG sebagai Tersangka dalam Kasus Tertembaknya Letda Jihad di Gudang Senjata Kopassus
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Poso dan Brimob Gelar Persembahyangan Bersama Peringati Hari Raya Saraswati, Perkuat Toleransi Melalui Program Minggu Kasih

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Mahfud MD Desak KPU dan Ditjen Dikdasmen Diperiksa Usai MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Motor Terendam Banjir? Jangan Langsung Dinyalakan, Ini 5 Langkah Penanganannya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Aceh, Ratusan Warga Mengungsi dan Jembatan Putus

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Tembok Pembatas dan Gubuk Belakang Rumah Diduga Jadi Tempat Tersangka Sembunyikan Pembunuhan Dua Korban di Madiun

Berita Terbaru