Prof. Zainal Abidin Serukan Persatuan di Tengah Duka Gempa NTT

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Palu – Tadulakonews.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. KH. Zainal Abidin, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan komitmen kebangsaan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.

Prof. Zainal mengatakan, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari ruh demokrasi. Namun, kritik harus disampaikan secara objektif, berdasarkan data dan fakta, serta mengedepankan substansi dan kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah harus mendengarkan keluhan masyarakat. Aspirasi juga harus disampaikan dengan bijaksana, sehingga tidak menimbulkan perpecahan,” kata Prof. Zainal, Senin (17/8) siang.

Ia juga menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban bencana gempa bumi tektonik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, musibah tersebut hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah duka.

Di momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Prof. Zainal mengingatkan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan kebebasan sebagai bangsa, tetapi juga bagaimana setiap warga negara dapat menjalankan kehidupan beragama dengan penuh tanggung jawab.

“Kemerdekaan beragama dipahami sebagai kebebasan beragama dengan menghargai dan menghormati hak serta kewajiban antar pemeluk agama,” ujarnya.

Menurutnya, kebebasan beragama harus berjalan seiring dengan sikap saling menghormati. Setiap umat beragama memiliki hak untuk menjalankan keyakinannya, sekaligus berkewajiban menghormati hak umat agama lain sehingga kehidupan masyarakat tetap harmonis dan rukun.

Zainal mengajak para tokoh agama untuk terus menyuarakan pesan persatuan melalui mimbar-mimbar keagamaan. Menurutnya, umat beragama perlu bersama-sama menghadapi berbagai ujian, termasuk bencana alam, dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi maupun pemberitaan yang dapat memicu perpecahan. Menurutnya, masyarakat harus mampu menyaring informasi dan mengedepankan sikap bijaksana dalam menyikapi berbagai isu.

“Jangan mudah terprovokasi oleh narasi berita yang mengajak kepada perpecahan. Kita harus menjaga persatuan nasional dan mengedepankan kerukunan,” tegasnya.

Zainal menilai, persatuan dan kerukunan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan tidak mudah terpecah oleh perbedaan pandangan maupun kepentingan kelompok.

Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat terus membangun komunikasi yang terbuka melalui dialog yang sehat. Kritik dan aspirasi, kata dia, harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperbaiki kehidupan masyarakat dan memperkuat kebangsaan.

Tokoh agama juga dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga suasana yang kondusif. Pesan-pesan perdamaian, toleransi, dan persatuan perlu terus disampaikan kepada umat agar kehidupan sosial tetap harmonis.

Menurut Zainal, generasi muda juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan di tengah perkembangan informasi yang begitu cepat. Generasi muda diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijak dan tidak ikut menyebarkan informasi yang berpotensi memicu konflik.

Ia kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Terlebih bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan.

Zainal berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh agama, dan generasi muda dapat menjaga suasana yang kondusif dengan mengedepankan dialog, persatuan, serta kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

“Mari kita isi hari kemerdekaan ini dengan hal-hal positif dan membantu mereka yang tengah membutuhkan kebaikan kita,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

523 Narapidana Rutan Tanjung Redeb Terima Remisi HUT ke-81 RI, Tiga Langsung Bebas
Kejati Sulawesi Tengah Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Komitmen Penegakan Hukum Berkeadilan
Kapolda Sulteng Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Wakapolda Sulteng Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Mapolda
Polres Buol Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan Khidmat
Pemkab Buol Hibahkan Tanah 10.420 M² untuk Pembangunan Polsek Lakea
Polres Poso Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Persatuan
Sat Resnarkoba Polres Poso Ungkap Peredaran Sabu di Kayamanya, Satu Tersangka Diamankan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:08 WIB

523 Narapidana Rutan Tanjung Redeb Terima Remisi HUT ke-81 RI, Tiga Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kejati Sulawesi Tengah Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Komitmen Penegakan Hukum Berkeadilan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Prof. Zainal Abidin Serukan Persatuan di Tengah Duka Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Kapolda Sulteng Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Wakapolda Sulteng Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Mapolda

Berita Terbaru