
Tadulakonews.com – Warga Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, digegerkan dengan penemuan seorang remaja laki-laki yang meninggal dunia di areal Sungai Hek pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Korban diketahui bernama Rafly Van Gobel (18), seorang pelajar. Kapolresta Banggai melalui Kapolsek Nuhon, IPDA Tesar M. Noor, SH, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum ditemukan, korban diketahui berpamitan kepada orang tuanya pada pukul 07.00 Wita untuk pergi memancing ikan di Sungai Hek.
Namun, hingga siang hari korban belum juga kembali ke rumah. Ayah korban, Husain Van Gobel (56), kemudian melakukan pencarian mulai sekitar pukul 12.00 Wita.
Setelah beberapa jam mencari, Husain akhirnya menemukan anaknya di aliran Sungai Hek. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Nuhon.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Nuhon bersama tim medis dari Puskesmas Nuhon langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Nuhon, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
IPDA Tesar mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal sekitar enam jam sebelum ditemukan.
Dari pemeriksaan dan keterangan yang diperoleh, terdapat dugaan kuat penyakit epilepsi yang diderita korban kambuh saat berada di lokasi.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memeriksa bukti-bukti yang ditemukan di lapangan.
Pihak keluarga yang didampingi pemerintah setempat menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Keluarga juga meminta agar jenazah korban tidak dilakukan otopsi. Permintaan tersebut disampaikan kepada pihak kepolisian setelah mempertimbangkan kondisi dan keadaan keluarga.
“Kami menghormati keputusan keluarga. Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan setelah dibuatkan surat pernyataan resmi,” kata IPDA Tesar.
Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dilakukan setelah seluruh proses pemeriksaan awal dan administrasi kepolisian diselesaikan.
Kapolsek Nuhon mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan khusus, terutama ketika melakukan aktivitas seorang diri di lokasi yang berisiko.
Ia juga mengingatkan keluarga agar memberikan perhatian dan pengawasan lebih kepada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit tertentu demi mencegah kejadian serupa.




